SuaraJawaTengah.id - Polres Kudus membubarkan aksi balap liar di Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (14/10/2023).
Tak hanya itu saja, polisi juga mengamankan belasan sepeda motor yang diduga terlibat dalam aksi balap.
"Total ada 16 unit kendaraan yang kami amankan saat operasi balap liar pada Sabtu (14/10) malam karena sebelumnya sudah kami imbau untuk tidak melakukan balap liar," kata Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kapolsek Kota Iptu Subkhan dilansir dari ANTARA, Minggu (15/10/2023).
Ia mengungkapkan aksi balap liar tersebut berlangsung di depan Pabrik Gula (PG) Rendeng Kudus.
Pembubaran, kata dia, menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang resah dengan aksi balap liar di wilayah Kudus, salah satunya di Jalan Jenderal Sudirman.
Untuk itu, kata dia, pihaknya meminta kerja sama orang tua yang memiliki anak remaja untuk lebih ketat mengawasi keberadaan anak-anaknya guna mengantisipasi agar mereka tidak terlibat dengan aksi balap liar.
"Belasan kendaraan yang kami amankan rata-rata pengendaranya masih remaja. Jadi kami meminta para orang tua untuk lebih ketat mengawasi keberadaan anak anaknya agar tidak terlibat aksi balap liar yang bisa membahayakan dirinya dan orang lain," ujarnya.
Tidak hanya itu, kata dia, pihaknya meminta seluruh lapisan masyarakat jika mengetahui ada kegiatan yang mengganggu waktu istirahat di siang terlebih malam hari agar segera melapor ke pusat layanan 110 atau layanan aduan Polres Kudus 0821-3706-6566.
Aksi balap liar, diakui sering kali terjadi di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan A. Yani, meskipun patroli rutin digelar.
Baca Juga: Viral Warga di Jombang Lempar Kursi ke Pebalap Liar hingga Terjatuh, Aksinya Panen Dukungan
Dengan ditingkatkan razia balap liar, kata dia, diharapkan bisa menekan angka kecelakaan akibat balap liar dan penggunaan knalpot tidak standar atau brong yang meresahkan masyarakat dan pengguna jalan yang lain.
"Apalagi, pelaku balap liar didominasi kalangan remaja," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun