SuaraJawaTengah.id - Amar Brkic menjadi salah satu pemain diaspora yang masuk dalam skuat Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023. Menariknya, orang tua pemain TSG Hoffenheim itu bukan sosok sembarangan.
Pelatih Bima sakti resmi memasukkan nama Amar Brkic dalam 21 pemain yang dipanggil di Piala Dunia U-17 2023. Ia dan Welber Jardim jadi dua pemain diaspora yang akan tampil.
Untuk Welber Halim Jardim, mayoritas pecinta sepak bola Tanah Air mengenalnya sebagai putra dari mantan pesepak bola asal Brasil yakni Elisangelo Jardim de Jesus.
Sedangkan Amar Brkic baru bergabung di awal bulan Oktober 2023 lalu, saat Timnas Indonesia U-17 menjalani pemusatan latihan (TC) di Jerman.
Meski belum dikenal secara menyeluruh, Amar Brkic ternyata punya fakta menarik. Pemain berusia 16 tahun itu diketahui adalah putra dari pasangan dokter.
Sang ayah, yakni Moammar Brkic, merupakan dokter keturunan Bosnia-Jerman. Sedangkan sang ibu, yakni Diyah Nahdiyati, merupakan dokter dan warga negara Indonesia yang berasal dari Kebumen.
Sekilas tak ada yang aneh dari latar belakang Amar Brkic. Tapi, ibunya sendiri ternyata bukanlah nama sembarangan di Indonesia.
Diketahui, ibunda Amar Brkic yakni Diyah Nahdiyati merupakan Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di Jerman.
Diyah Nahdiyati sendiri merupakan dokter spesialis anak dan kini membuka praktek di Frankfurt, Jerman dengan gelar dr. Diyah Nahdiyati, MKes, SpA.
Meski orang tuanya merupakan dokter, Amar Brkic memilih menggeluti dunia sepak bola. Nyatanya, ia tak sendiri menggeluti olahraga tersebut.
Diketahui adik dari Amar Brkic yakni Said Aalim Brkic juga menggeluti sepak bola. Saat ini, sang adik bermain bagi Eintracht Frankfurt U-13.
Terlepas dari latar belakangnya itu, aksi Amar Brkic patut dinantikan oleh pendukung Timnas Indonesia. Pasalnya, ia mampu menembus skuad Timnas U-17 dalam waktu relatif singkat.
Pemain yang berposisi sebagai winger ini baru bergabung pada 8 Oktober 2023. Ia sudah diturunkan dua kali di laga uji coba yakni melawan Mainz U-19 dan SV Meppen U-17.
Dalam dua pertandingan itu, Amar Brkic mampu melesakkan satu gol untuk Timnas U-17, yakni kala melawan SV Meppen U-17.
Performanya itu membuat Bima Sakti langsung memasukkannya dalam daftar skuad untuk Piala Dunia U-17 2023 guna menghadapi Ekuador, Panama, dan Maroko di grup A.
Berita Terkait
-
Pulau Bali Laris Manis Jadi Lokasi Persiapan Tim Kontestan Piala Dunia U-17 2023
-
Menilik Kans Welber Jardim dan Amar Brkic Diboyong Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia Lawan Irak, Seberapa Hebat Mereka?
-
Tampil juga Belum, Pemain Timnas Indonesia U-17 Sudah Siapkan Macam-macam Selebrasi Gol untuk Piala Dunia
-
Sibuk Bersama Timnas Indonesia U-17, Pelatih Dewa United Sayangkan Kafiatur Rizky Minim Kontribusi untuk Klub
-
Pemkot Solo Gelontoran Rp 200 Juta untuk Pedagang PKL, Kompensasi Tak Berjualan Saat Piala Dunia U-17 2023
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Musim Kemarau Sudah Dekat, BMKG Beri Peringatan Hujan Masih akan Mengguyur Wilayah Jateng
-
Apresiasi Ombudsman Jateng, YPAI biMBA AIUEO: Keadilan untuk Rumah Baca Purbalingga Terwujud
-
Predator Dana Hari Tua: Eks Pegawai Bank Tipu 60 Pensiunan di Purwokerto Lewat Investasi Bodong