Ayah Ki Hajar Dewantara juga menjadi contoh tentang pentingnya kemandirian. Selain itu, Ki Hajar Dewantara juga banyak belajar tentang kepemimpinan dan tanggung jawab. Semangat dan nilai-nilai yang ditanamkan sang ayah menjadi landasan kuat untuk hidupnya.
Pemberontakan Melawan Kolonialisme
Ki Hajar Dewantara tumbuh dalam lingkungan yang dipengaruhi oleh kolonialisme Belanda. Pada masa itu, pendidikan di bawah pemerintahan kolonial sangat terbatas dan lebih bersifat kontrol sosial daripada memberdayakan individu.
Ki Hajar Dewantara, yang sudah memiliki semangat pendidikan yang besar sejak kecil, merasa perlu ntuk memberontak melawan sistem pendidikan yang ada. Pada masa mudanya, Ki Hajar Dewantara bergabung dalam pergerakan nasionalis Indonesia melawan Belanda.
Ia kemudian menghabiskan masa mudanya dengan bergabung dalam organisasi-organisasi politik serta mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia. Semangatnya mengubah pendidikan kolonial menjadi lebih inklusif dan berorientasi pada pemberdayaan individu.
Inspirasi Pendidikan Indonesia
Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Ki Hajar Dewantara menjadi pionir dalam dunia pendidikan. Ia mendirikan sekolah-sekolah yang berfokus pada pendidikan anak-anak, terutama mereka yang kurang beruntung.
Salah satu kontribusi paling terkenalnya adalah pendirian Taman Siswa pada tahun 1922, sebuah lembaga pendidikan yang mempromosikan pendidikan untuk semua, tanpa memandang status sosial, ekonomi, atau latar belakang budayanya.
Kontributor : Dinnatul Lailiyah
Baca Juga: Hardiknas 2023 dan Cita-cita Ki Hajar Dewantara yang Masih Terus Terbengkalai
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin