SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang berhasil meraih hasil positif setelah mengalahkan PSS Sleman dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan BRI Liga 1 musim 2023/2024.
Gol semata wayang kemenangan PSIS Semarang dilesatkan oleh Carlos Fortes di menit akhir babak pertama.
Berkat raihan tiga poin itu PSIS Semarang berhasil menggusur Bali United di posisi tiga klasemen sementara. Dari 20 laga yang telah dimainkan Laskar Mahesa Jenar sukses meraup 37 poin dengan catatan 11 kali menang, 4 kali seri dan 5 kali kalah.
Sayangnya hingga laga tuntas pemain anyar Evan Dimas tak diturunkan sama sekali. Walau pun dia tercatat masuk dalam daftar pemain yang dibawa PSIS Semarang.
Praktis sepanjang 90 menit, pemain Arema FC yang sedang dipinjamkan ke PSIS Semarang itu hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Padahal Evan Dimas sudah berlatih bersama PSIS Semarang sedari pertengahan bulan November. Tapi eks kapten Timnas Indonesia itu belum mendapat kepercayaan dari pelatih Gilbert Agius.
Alasan paling kuat Evan Dimas belum dapat kesempatan debut pertamamya. Kemungkinan masih bermasalahan dengan kebugaran.
Hal itu diperkuat dengan postingan video CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi ketika memberi motivasi pada para pemain menjelang pertandingan melawan PSS Sleman.
Dalam unggahan video itu, Yoyok Sukawi bahkan secara khusus memberi motivasi pada Evan Dimas yang belakangan ini performanya menurun.
Baca Juga: Usai Suporter Rusuh di Jatidiri, PSSI Diminta Tegas Beri Sanksi ke PSS Sleman: Pengurangan Poin!
"Selamat datang ya," kata Yoyok Sukawi sembari menjabat tangan Evan Dimas.
"Gimana kondisinya? Semangat ya. Insya allah kembali (perform) lagi," lanjut Yoyok Sukawi mencoba menyemangati pemain berusia 26 tahun tersebut.
Sayangnya kemenangan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri pada pekan ke-21 diwarnai kericuhan antar suporter. Pertandingan big match itu sempat dihentikan lantaran kubu suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman terlibat aksi saling lempar botol.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
-
Ironi Kericuhan di Stadion Jatidiri: Dipicu Suporter Snex, Panpel Hingga Anak Kecil Nyaris Jadi Korban
-
Pasca Kerusuhan di Stadion Jatidiri, Manajemen PSIS Semarang Lakukan Evaluasi: Suporter Anarkis Bakal Susah Beli Tiket
-
BCS Tak Mau Disebut Biang Kericuhan di Stadion Jatidiri, Suporter PSS Sleman Buka Suara: Snex yang Provokasi!
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50
-
Lebih dari Pendidik, Guru PAUD dan TK Diharapkan Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak
-
Menaker Apresiasi Program Magang Nasional BRI, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda
-
BRI Gandeng Prodia, Hadirkan Promo Medical Check-Up hingga Pemeriksaan Genomics
-
Kisah Cucur Aulia, UMKM Binaan RB Rembang yang Sukses Mengangkat Jajanan Tradisional