SuaraJawaTengah.id - Setelah beberapa waktu viral seorang ASN di Boyolali mengaku mendapat intruksi untuk memilih pasangan Ganjar-Mahfud. Hal serupa kembali lagi terjadi di daerah yang dijuluki "Kota Susu" tersebut.
Kali bukan ASN, melainkan oknum aparat desa yang memaksa warga Desa Kenteng, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali agar mau memilih pasangan Ganjar-Mahfud.
Bahkan oknum ini sampai mengancam akan mencabut PKH warga jika mereka tidak menuruti perintahnya.
Momen itu pun terekam jelas lantaran tersebar luas di jejaring sosial media. Akun X @LiatAjaX turut mengunggah video oknum aparat desa tersebut.
"Wiwik Sekdes Kenteng, Nogosari, Boyolali mengarahkan pemenangan capres Ganjar dengan intimidasi dan ancam mencabut PKH," tulis narasi dalam video tersebut.
Sementara itu, dalam unggahan video terlihat seorang perempuan berbicara di sebuah perkumpulan ibu-ibu. Perempuan yang diduga Wiwik ini terdengar meminta warganya untuk tegak lurus memilih salah satu capres tertentu.
"Sekarang ibu diminta tegak lurus susah amat. Padahal dapat PKH, dapat beras tiap bulan lo, susah amat diminta tegak lurus. Tolong gak usah aneh-aneh, dapat uang Rp50 ribu aja kok aneh-aneh," kata Wiwik.
Jika warga tidak menuruti perintahnya, Wiwik pun tak segan mengancam akan mencabut warga yang dapat PKH.
"PKHnya tak cabut sajakah atau gimana? Bilang ya besok saya cabut," seru Wiwik.
Baca Juga: Lagi, Pasangan Prabowo-Gibran Unggul di Survei Ipsos: Elektabilitas Capai 42,66 Persen
Sontak saja unggahan video langsung disorot warganet. Mereka banyak menuliskan beragam tanggapan di kolom komentar.
"Di kampung ku juga begitu hampir setiap rumah ditempeli stiker PDI dan ada foto pak Ganjar. Bilangnya jangan dicabut stikernya nanti ada yang marah, desaku juga daerah Boyolali tapi beda kecamatan," tutur akun X @yireen**.
"Jateng emang parah dan masif," ucap akun X @Suparto.
"@bawaslu_RI coba cek ini, kalau beneran, ya wasalam demokrasi di negeri ini," resah akun X @hafid**.
"Tag aja medsosnya si Wiwik biar diserang netizen sampai minta maaf dan klarifikasi," timpal akun X @andik**.
Kontributor : Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga