SuaraJawaTengah.id - Dasi berwarna kuning yang dikenakan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan kerja ke Jepang menjadi perbincangan publik dan kalangan politikus. Bahkan, hal itu dikaitkan dengan Partai Golkar.
Politikus Partai Golkar Ravindra Airlangga menyebut dasi kuning yang dikenakan Presiden Jokowi merupakan tanda kepala negara itu nyaman dengan Golkar.
"Ini kode dari Pak Jokowi. Biasanya, kan, beliau mengenakan dasi warna lain, sekarang berubah kuning. Buat kami partai kuning (Golkar), ini kode Pak Jokowi menunjukkan kenyamanan dengan filosofi Golkar," kata Ravindra dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Putra Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto itu mengatakan kode yang ia maksud semakin menguat karena Presiden Jokowi belakangan sering dikaitkan dengan Partai Golkar. Menurutnya, kode tersebut kerap muncul menjelang momentum Pemilu 2024.
“Kan teman-teman semua mengikuti, ada sinyal tokoh muda merapat ke Golkar. Saya kira sangat bagus anak muda memikirkan pembangunan ke depan,” ucap Ravindra.
Ia menyebut partainya terbuka untuk anak muda. Menurut Ravindra, generasi muda di Partai Golkar bisa berjuang bersama tokoh muda yang lain untuk melanjutkan pembangunan yang dimulai Presiden Jokowi.
“Ketum (Ketua Umum) Golkar, kan, juga sudah menegaskan arah politik partai adalah keberlanjutan pembangunan Presiden Jokowi. Jadi pas kalau banyak anak muda bergabung dengan Golkar,” imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi memakai dasi kuning saat hendak bertolak ke Jepang dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (16/12) pagi. Saat ditanyakan wartawan perihal makna dasi tersebut, Presiden tampak memegangi dasinya dan berseloroh.
"Masa enggak tahu," ujarnya seraya tersenyum lebar dan lantas pergi meninggalkan ruang konferensi pers menuju ke pesawat.
Baca Juga: Masuk Musim Penghujan, Presiden Jokowi Minta Petani Segera Tanam Padi
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan alasan Presiden Joko Widodo mengenakan dasi warna kuning karena kesulitan memilih dasi. "Tadi beliau cerita, kesulitan mencari dasi, yang ada saja dipakai," kata Pratikno.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan