SuaraJawaTengah.id - Pemain Timnas Indonesia mendapat sorotan publik. Gara-garanya adalah mereka makan mie instan saat tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Turki.
Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Zainudin Amali pun mengungkapkan, pemain timnas Indonesia yang kedapatan makan mie instan telah ditegur pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong.
Zainudin Amali, yang saat ini tengah memantau pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia di Antalya, Turki, tersebut mengatakan bahwa semua makanan telah cukup disediakan oleh pihak hotel tempat skuad Garuda menginap.
"Sudah diberi teguran oleh pelatih Shin Tae-yong kepada para pemain tersebut. Mereka mengaku hanya bercanda, karena makanan yang tersedia sudah lebih dari cukup disiapkan oleh pihak hotel tempat menginap Timnas," kata Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali dikutip dari ANTARA pada Rabu (27/12/2023).
Sebelumnya, pemain timnas Indonesia Marselino Ferdinan mengunggah video Witan Sulaeman sedang meracik mie instan di laman Instagram-nya. Potongan video tersebut memperlihatkan Witan Sulaeman sedang meracik mie instan ketika berada di kamar hotel.
Zainudin Amali menjelaskan bahwa para pemain timnas Indonesia tidak mengalami kendala soal adaptasi makanan selama menjalani pemusatan latihan.
Zainudin yang menjabat sebagai Menpora tahun 2019-2023 tersebut mengatakan bahwa menu makanan di TC kali ini sudah memenuhi standar gizi atlet dan tersedia dalam jumlah yang banyak.
"Sama sekali tidak ada masalah, menu makanan sesuai standar gizi atlet semua tersedia dalam jumlah yang banyak. Saya juga kan ikut makan dengan mereka," ungkap Zainudin Amali.
Mengenai proses adaptasi cuaca dan kondisi pemusatan latihan, Zainudin mengatakan bahwa Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan tidak menemui kendala apapun dan fokus menyelesaikan menu latihan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong.
"Gak ada masalah (di pemusatan latihan), mereka berlatih dengan riang gembira," kata Zainudin.
Sementara itu publik pun memberikan berbagai pendapat soal pemain mie instan tersebut. Hal itu terlihat dalam unggahan Instagram @nusantara.ballers.
"Bener sih sarannya tapi ya penyampaiannya agak baik sedikit ya.. ya kalau bisa bukan kritik tetapi mengarah ke pesan sih.. kalau gini malah seperti mengkritik pemainnya enggak professional.. mending gini kak lain kali jangan makan mie ya kalau tc itu lebih baik daripada menjudge mereka tidak profesional menurut saya," tulis netizen.
"Ribet bgt perkara makan mie 1 bungkus doang. Dipake latihan lg jg itu kebakar lemak mie. Klo kaum rebahan kaya elu-elu pada tuh iya rebahan mulu minim olahraga ya numpuk lemak," tulis netizen.
"Kalo pas lagi libur lu mau cheating kek atau apa kek terserah lah ya, ini tc bos dimana keseriusan lu, giliran dikritik ga Terima, ada pemain keturunan juga ga Terima, parahh," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Musim Kemarau Sudah Dekat, BMKG Beri Peringatan Hujan Masih akan Mengguyur Wilayah Jateng
-
Apresiasi Ombudsman Jateng, YPAI biMBA AIUEO: Keadilan untuk Rumah Baca Purbalingga Terwujud
-
Predator Dana Hari Tua: Eks Pegawai Bank Tipu 60 Pensiunan di Purwokerto Lewat Investasi Bodong