SuaraJawaTengah.id - Pasca Kejadian Letupan, Operator SPBU menangani dengan sigap letupan api (flash fire) di area dispenser (mesin pompa BBM) SPBU Universitas Diponegoro (Undip) nomor 44.502.23, Jl. Prof. Sudarto, Tembalang, Semarang (10/1/2024) yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
Polisi pun kini menyelidiki ledakan yang mengakibatkan kebakaran di SPBU Undip tersebut.
Kapolsek Tembalang Kompol Wahdah Maulidiawati mengatakan bahwa penyelidikan melibatkan Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah dan Inafis Polrestabes Semarang.
Menurut dia, tidak ada korban jiwa dalam ledakan di sejumlah dispenser pengisian BBM di SPBU tersebut.
"Masih diselidiki penyebab ledakan dan kebakaran tersebut," katanya dikutip dari ANTARA.
Sementara dari informasi yang dihimpun, ledakan diduga bermula dari bagian belakang SPBU tempat panel listrik dan genset yang meledak.
Akibatnya, sejumlah dispenser pengisi BBM di SPBU tersebut ikut meledak.
Petugas SPBU berupaya memadamkan api yang membakar dispenser dengan menggunakan alat pemadam api ringan.
Petugas pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api beberapa saat kemudian.
Baca Juga: BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Kota Semarang dan Sekitarnya pada Senin 8 Januari 2024
Polisi menyebut kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp300 juta.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho menyampaikan bahwa pada insiden itu operasional SPBU masih dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan.
Juru bicara Pertamina Patra Niaga tersebut mengemukakan bahwa SPBU 44.502.23 semua kelistrikan di SPBU tersebut juga telah dimatikan untuk alasan keselamatan.
“Saat ini tim Pertamina Patra Niaga telah berada di lokasi kejadian untuk menginvestigasi penyebab flash fire tersebut,” ungkap Brasto.
Ia menerangkan bahwa untuk pelayanan pengisian BBM di wilayah tersebut, masyarakat dapat mengisi BBM di SPBU 44.502.11, Jl. Ngesrep Timur, Tembalang, Semarang (sekitar 500 meter dari SPBU Undip).
“Kami prihatin dengan insiden tersebut dan memohon maaf kepada konsumen atas ketidaknyamannya,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain