SuaraJawaTengah.id - Persis Solo bersiap untuk menghadapi laga berikutnya di BRI Liga 1 2023/2024. Bahkan, laskar samber nyawa bakal melakukan pemusatan latihan.
Diketahui, manajemen Persis Solo menyiapkan agenda pemusatan latihan atau TC di Yogyakarta. Agenda TC ini merupakan permintaan dari pelatih anyar Persis, Milomir Seslija.
Memang kompetisi BRI Liga 1 2023/24 baru akan diputar lagi pada awal Februari 2024 mendatang. Namun Persis sendiri akan menjalani laga tunda lawan Madura United FC di Stadion Manahan, Solo pada 30 Januari mendatang.
Artinya, ada waktu kurang dari tiga pekan lagi untuk Alexis Messidoro dkk mematangkan diri.
“Kami tentunya bakal berusaha sebaik mungkin untuk dapat membantu coach Milo. Dia sudah meminta waktu agar melaksanakan training camp dan agenda laga uji coba dengan menghadapi tim Liga 1," kata Manajer Persis Solo, Chairul Basalamah dikutip dari laman resmi Liga 1 pada Sabtu (13/1/20224.
Yogyakarta sendiri dipilih karena memang lokasinya yang tak jauh dari Solo. Hanya saja memang manajemen Persis belum memastikan venue untuk TC nanti.
"Kami masih akan memastikan lebih dulu untuk mendapatkan tempat yang bisa melaksanakan training camp juga friendly match," ucap Chairul Basalamah menambahkan.
Yogyakarta memang menjadi salah satu tempat favorit tim-tim di Indonesia untuk menggelar agenda TC. Selain PSS Sleman dan RANS Nusantara FC yang memang berhome base di kawasan Yogyakarta, saat ini ada beberapa tim lain yang menggelar TC di Kota Gudeg.
Ada Borneo FC, PS Barito Putera hingga Arema FC yang saat ini serius mematangkan timnya di Yogyakarta.
Baca Juga: Persis Solo Resmi Tak Lepas Ramadhan Sananta ke Asian Games 2022, Ini Alasannya
Artinya dengan agenda uji coba yang ingin dijalani Persis pada agenda TC nanti, kemungkinan besar adalah melawan salah satu tim tersebut.
Persis Solo sendiri saat ini tengah berjuang untuk lepas dari papan bawah. Posisi Persis di peringkat ke-15 dengan nilai 25 masih jauh dari kata aman.
Ini hanya terpaut 4 poin saja dari Arema FC yang ada di peringkat ke-16 alias batas terakhir zona degradasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang