SuaraJawaTengah.id - Carlos Fortes secara mengejutkan mundur dari PSIS Semarang di tengah berlangsungnya putraran kedua BRI Liga 1 2023/2024.
Pemain asal Portugal itu hengkang dan menerima pinangan tim asal Uni Emirat Arab (UEA) dan saat ini berkompetisi di kasta UEA Pro League, Al Dhafra FC.
Kepastian Carlos Fortes bersama Al Dhafra FC terlihat dari unggahan medsos pemain berusia 29 tahun tersebut.
Terlihat Carlos Fortes memakai seragam klub barunya ini dengan dominasi warna biru muda.
"Tantangan baru ambisi sama. Dengan senang hati saya mengumumkan bahwa saya adalah pemain Al Dhafra FC, Uni Emirat Arab, ayo," tulis Fortes di IG nya @carlosfortes99offsial.
Meski bergabung dengan klub asal Timur Tengah dan dikabarkan mendapatkan gaji fantastis, namun klub baru Carlos Fortes ternyata tak lebih baik dari PSIS Semarang secara ranking Asia.
Dilansir dari laman Football Databes, Al Dhafra FC saat ini menghuni peringkat 372 Asia.
Posisi itu jauh di bawah PSIS Semarang yang berada di peringkat 184. Bahkan posisi Al Dhafra FC lebih buruk dibanding Persijap Jepara (283) dan Persiba Balikpapan yang baru saja terdegradasi ke Liga 3 Indonesia yang menghuni posisi 230 Asia.
Sementara itu, pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius menilai keluar masuk seorang pemain di klub sepak bola merupakan hal yang biasa.
Baca Juga: Makanan Favorit Taisei Marukawa di Kota Semarang, Ternyata Suka dengan Wingko, Lemper dan Soto Ayam
Selain itu, Gilbert mengaku timnya sudah mengikhlaskan keputusan pemain asal Portugal itu karena ingin hijrah ke tim lain dan untuk lebih dekat dengan keluarganya.
"PSIS tidak bisa menghentikan Fortes untuk memiliki tantangan baru, dia juga punya kehidupan tapi kami harus maju ke depan," ujar pelatih asal Malta itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran