SuaraJawaTengah.id - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) telah menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Bantuan ini meliputi paket kebutuhan dasar dan layanan komunikasi gratis yang didistribusikan langsung kepada masyarakat yang terdampak di Desa Sambung, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Inisiatif ini merupakan wujud kepedulian Indosat sekaligus bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) di pilar Filantropi.
Setelah penetapan status tanggap darurat, Indosat segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah setempat guna menyampaikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana. Jenis bantuan yang disiapkan meliputi makanan siap saji, air mineral, serta paket kartu perdana dari IM3 dan Tri yang bertujuan agar masyarakat dapat tetap terhubung dengan keluarga maupun kerabat saat kondisi tanggap darurat.
Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan Indosat area Jawa Tengah kepada masyarakat yang terdampak melalui dua titik distribusi, yakni di MA Al Isryad Gajah dan Balai Desa Sambung Gajah, Kecamatan Gajah, pada Senin (12/2/2024) lalu.
SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang mengatakan, “Indosat Ooredoo Hutchison berempati terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang Demak. Indosat berkomitmen tanpa henti untuk selalu hadir dan mendukung kehidupan masyarakat di seluruh Indonesia. Penyaluran bantuan primer kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang adalah salah satu wujud kehadiran Indosat secara langsung, khususnya dalam situasi-situasi yang krusial seperti saat terjadi tanggap darurat bencana. Kami berharap kondisi akan segera membaik, dan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta meringankan beban masyarakat yang terdampak.”
Siti Komariyah (28) pengungsi asal Kecamatan Gajah yang merupakan salah satu penerima manfaat mengatakan bahwa sudah lima hari rumahnya tergenang banjir. “Saya sangat terbantu dengan adanya kartu perdana yang diberikan oleh Indosat. Dengan bantuan ini, Saya dapat berkomunikasi dengan keluarga tanpa ada kendala.”
Senada dengan Komariyah, Kepala Desa di Desa Sambung, Kecamatan Gajah, Kholil (55) menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Indosat.
“Terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Indosat. Kini warga di desa Sambung dapat berkomunikasi tanpa hambatan karena sinyal juga sudah baik dan lancar. Semoga seluruh pihak dapat terus bersinergi agar dampak banjir dapat segera teratasi."
Indosat juga berkomitmen untuk tetap menjaga kestabilan jaringan selama kondisi tanggap darurat bencana berlangsung. Secara umum kondisi jaringan Indosat di wilayah Demak tidak terdampak secara signifikan dan tetap beroperasi dengan normal.
Baca Juga: Fakta Baru Penyebab Banjir di Demak, Ada 10 Tanggul Sungai Jebol
“Kami terus melayani pelanggan yang tersebar di Jawa Tengah dengan didukung oleh lebih dari 20 ribu BTS 4G. Tim teknis kami di sekitar area bencana juga terus berjaga memantau kondisi jaringan agar masyarakat tetap nyaman menggunakan layanan Indosat dalam berkomunikasi dengan keluarga maupun kerabat tercinta. Hal ini sejalan dengan misi Indosat dalam memberikan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia”, tutup Steve.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain