SuaraJawaTengah.id - Museum De Tjolomadoe menjadi destinasi wisata andalan di Kabupaten Karanganyar. Selain edukatif, juga lokasinya bisa disebut instgramable.
Kini tak hanya spot foto yang dihadirkan, tempat wisata yang terletak di Colomadu itu menghadirkan Restoran dengan ragam kuliner nusantara.
Direktur Utama Pringsewu Group Totok Sutrisno mengatakan restoran tersebut berbeda dengan dengan cabang-cabang lain. Ia mengatakan untuk di tempat ini menu yang ditawarkan lebih beragam.
"Nantinya kami akan ada ratusan menu, makanan khas dari berbagai daerah ada di sini, di antaranya tengkleng, selat Solo, soto Betawi, dan rawon Jawa Timur," katanya dikutip dari ANTARA pada Senin (11/3/2024).
Menu lain yang juga spesial, yakni nasi tenongan yang dilengkapi dengan ayam ingkung khas nasi kenduri Jawa.
"Nasinya juga kami buat nasi gurih," katanya.
Hal menarik lainnya yang berkonsep Jawa, yakni pihaknya akan lebih banyak melibatkan para pegiat seni untuk berpentas di sana.
Bahkan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.
Beberapa tontonan khas Jawa akan diberikan ruang untuk berpentas di sana, di antaranya keroncong dan tarian.
"Saya ingin berbeda dengan yang lain artinya kami berkembang juga menggeret yang lain," katanya.
Ia mengatakan tontonan klasik tersebut disediakan untuk menyesuaikan bangunan restoran yang juga merupakan peninggalan Adipati Mangkunegara IV.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Jelang May Day di Semarang, Ahmad Luthfi Tekankan Kondusivitas Kunci Masuknya Investasi Rp110 T
-
Lebih dari Kebaya, BRI Blora Maknai Hari Kartini sebagai Simbol Kesetaraan di Era Perbankan Modern
-
Cuaca Jateng Hari Ini: Semarang Berpotensi Hujan, Dibayangi Ancaman Kemarau Terkering 30 Tahun
-
Komitmen Dukung Olahraga, BRI Berpartisipasi Hadirkan Clash of Legends 2026
-
Transformasi BRI Buahkan Hasil, Kredit Commercial Melonjak Pesat di Tengah Persaingan