SuaraJawaTengah.id - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah telah menambah pasokan LPG hingga 13 ribu lebih tabung LPG 3Kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kabupaten Blora.
Pjs Area Manager Com,Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri menyampaikan penambahan telah dilakukan Pertamina sejak tanggal 9 Maret 2024.
"Penambahan fakultatif ini dapat mempertebal stok LPG 3 Kg di pangkalan, sehingga sudah tersedia apabila masyarakat memerlukan LPG 3 Kg," ungkap Marthia dari keterangan tertulis pada Jumat (15/3/2024).
Selain upaya penambahan fakultatif, Pertamina juga melakukan alih supply dari Semarang dan Gresik untuk memasok kebutuhan LPG di Blora.
"Jalur Reguler distribusi LPG untuk wilayah Blora sebenarnya dipasok melalui Kapal yang bersandar di Temporary Supply Point LPG di Pelabuhan Rembang, namun karena kondisi cuaca dan gelombang tinggi, belum memungkinkan kapal untuk bersandar di pelabuhan sehingga distribusi LPG dari kapal terhambat," jelas Marthia.
Berdasarkan informasi BMKG (Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika) gelombang tinggi yang terjadi di perairan Laut Jawa disebabkan oleh kemunculan tiga bibit siklon tropis secara bersamaan yang mampu meningkatkan potensi awan hujan, kecepatan angin dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis dimana Jawa Tengah merupakan wilayah potensi terdampak dengan kategori waspada.
Marthia juga menambahkan bahwa terkait wewenang penambahan kuota LPG subsidi menjadi wewenang pemerintah pusat yang dapat diusulkan oleh pemerintah daerah.
"Kami senantiasa menghimbau bahwa yang berhak mendapatkan LPG bersubsidi ini adalah masyarakat yang kurang mampu," tambah Marthia.
Program Subsidi Tepat Sasaran dengan pemberlakuan aturan pembelian LPG 3Kg bersubsidi dengan NIK (Nomer Induk Kependudukan) merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk memastikan penyaluran produk subsidi telah tepat sasaran.
Baca Juga: Pertamina Jamin Ketersediaan BBM dan LPG Jelang Libur Pemilu di Jawa Tengah dan DIY
"Jika masyarakat melihat adanya penyalahgunaan atau penyelewengan dari LPG subsidi ini, informasikan kepada kami melalui Pertamina call center 135, kami mohon juga agar kita bisa menyelamatkan subsidi negara ini ke pihak yang tepat," tutup Marthia.
Dengan peran aktif masyarakat diharapkan dapat membantu peran Pertamina dalam menjaga kestabilan pasokan LPG di seluruh wilayah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan