SuaraJawaTengah.id - Banjir dengan ketinggian 1-1,5 meter yang menggenangi jalur Pantura ruas Karanganyar, Demak – Kudus masih belum surut akibat tanggul Sungai Wulan yang kembali Jebol, Minggu (17/3/2024). Hal itu membuat mobilitas masyarakat yang melewati jalur tersebut lumpuh total.
Namun, pemerintah Provinsi bekerja sama dengan Satlat Polres Demak telah melakukan pengalihan arus lalu lintas di wilayah Karanganyar, Demak. Dihimpun dari unggahan Instagram @Polres_Demak, terdapat pengalihan arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Pengalihan arus lalu lintas Demak menuju Kudus dan sebaliknya dialihkan ke jalan alternatif berikut ini:
- Dari Semarang – Jl Woltermonginsidi – Lingkar Demak – Trengguli – Welahan ambil arah Mayong.
Sementara itu, arus lalu lintas dari Semarang menuju Pati dan Rembang dapat memilih jalur alternatif ini:
- Semarang – Jl Woltermonginsidi – Lingkar Demak – Trengguli – Welahan ambil arah Mayong – Menuju Pati dan Rembang merayap di Sayung.
- Semarang Mranggen – Karangawen – Gubug – Purwodadi – Sukolilo – ambil arah Jekulo di pertigaan Cengkal Sewu.
Informasi pengalihan arus lalu lintas tersebut dihimpun terakhir pada Senin (18/3/2024) sebagai referensi untuk masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari Semarang menuju Kudus, Pati, dan Rembang.
Dalam pantauan CCTV Dishub Kabupaten Demak, lalu lintas di jalan Pantura Demak masih nampak sangat lengang. Tidak ada aktivitas masyarakat di kawasan Jl Sultan Fatah, Alun-Alun Demak. Padahal biasanya, di bulan Ramadan, ramai aktivitas masyarakat memenuhi Alun-Alun Demak.
Sementara itu, jalan alternatif Sampang – Glonggong (alternatif Pati – Rembang) putus total. Sebab, air masih menggenang cukup tinggi.
Kontributor : Dinnatul Lailiyah
Baca Juga: Tinjau Banjir di Grobogan, Pj Gubernur Jateng Serahkan Bantuan Senilai Rp293 Juta Lebih
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran