SuaraJawaTengah.id - Provinsi Jawa Tengah masih berstatus waspada cuaca ekstrem pada Rabu (27/3/2024). Hal itu berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BMKG memprediksi Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang masih berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang.
Berdasarkan laman BMKG, hujan diprakirakan turun di sejumlah wilayah di Indonesia dengan sembilan daerah berstatus waspada akibat dampak hujan lebat yang ditimbulkan.
Adapun ke-9 daerah berstatus waspada itu meliputi Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bengkulu, DIY, Aceh, dan Papua.
Peringatan dini dampak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi menyasar wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan.
BMKG juga memprediksi potensi hujan disertai petir terjadi di Kepulauan Aru dan Kepulauan Tanibar pada sore hari.
Sementara itu, Jambi, Banjarmasin, Palembang, Palangka Raya diprakirakan hujan sedang pada pagi hari.
Sementara untuk wilayah DKI Jakarta, mayoritas wilayah pada pagi hari akan mengalami berawan.
Pada siang hari, wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan ringan di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu sementara Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara cerah berawan.
Baca Juga: BMKG Prediksi Jawa Tengah akan Masuk Musim Kemarau pada Bulan Mei 2024, Ini Penjelasannya
Pada malam hari, wilayah Jakarta Barat, Pusat, dan Utara diprakirakan hujan petir, sementara wilayah Jakarta Selatan, Timur, dan Kepulauan Seribu mengalami hujan ringan.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada Selasa (26/3) mengungkapkan potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat berujung kebencanaan meningkat di sebagian besar daerah akibat adanya intervensi tiga bibit siklon tropis secara sekaligus.
Menurut dia, tiga bibit siklon tropis yaitu Bibit Siklon Tropis 91S, 94S, dan 93P, termonitor berada di sekitar Samudra Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan Laut Australia, yang menunjukkan pengaruh terhadap peningkatan hujan di wilayah Indonesia bagian selatan.
Menurut dia, tiga bibit siklon tropis yaitu Bibit Siklon Tropis 91S, 94S, dan 93P, termonitor berada di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan Laut Australia, yang menunjukkan pengaruh terhadap peningkatan hujan di wilayah Indonesia bagian selatan.
Selain itu BMKG juga memprediksi pada 26 Maret- 27 Maret 2024 sebagian besar wilayah pesisir Indonesia akan mengalami risiko bahaya gelombang tinggi dan banjir pesisir (rob).
Hal tersebut didapatkan berdasarkan laporan peringatan dini gelombang tinggi yang diekspos pada laman media sosial Instagram @infobmkg.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir
-
5 Fakta Mengejutkan Dibalik Video Viral Pengejaran Begal Payudara di Pati
-
BRI Semarang Tebar Berkah Ramadan, Berbagi Makanan Berbuka untuk Pengendara
-
BRI KPR Berikan Kemudahan Akses Pembiayaan untuk Wujudkan Rumah Impian
-
Jateng Bakal Diserbu 17 Juta Pemudik, Gubernur Luthfi Gerak Cepat Amankan Stok Pangan