SuaraJawaTengah.id - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Temanggung, mengebut perbaikan jalan alternatif untuk persiapan mudik Lebaran 1445 Hijriyah.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemeliharaan Jalan dan Pengairan Regional 5 Bina Marga DPUPR Kabupaten Temanggung Budi Setyoko, menjelaskan tahun ini pihaknya melaksanakan penambalan lubang jalan yang sifatnya darurat atau benar-benar berlubang.
"Penambalan jalan berlubang tersebar di lima ruas jalan sejauh 34,6 kilometer di Kabupaten Temanggung," kata dia dilansir dari ANTARA, Minggu (31/3/2024).
Ia menyebutkan penambalan antara lain dilakukan di ruas jalan yang menghubungkan Muntung sampai Kaloran, Ngadirejo sampai Jumo, dan Maron sampai Kandangan.
"Kegiatan ini untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan," katanya .
Ia menuturkan pihaknya melaksanakan penambalan jalan selama kurang lebih 15 hari, diperkirakan selesai pada 4 April 2024.
Menurut dia kerusakan jalan disebabkan hujan ekstrem, terutama lubang yang diakibatkan karena curah hujan tinggi sehingga air menggenang dan mengakibatkan aspal mengelupas.
Budi menyampaikan khusus untuk kedaruratan ini memakan anggaran sejumlah Rp75 juta. Total pekerja yang melaksanakan sebanyak 10 orang operasional, dan dibantu dari kantor empat orang.
Baca Juga: Mudik Lebaran, Telkomsel Prediksi Terdapat Peningkatan Trafik Broadband hingga 15,22%
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kudus Darurat Longsor! Longsor Terjang 4 Desa, Akses Jalan Putus hingga Mobil Terperosok
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal