SuaraJawaTengah.id - Libur lebaran juga menjadi momentum orang melakukan wisata di beberapa daerah di Jawa Tengah. Taman Wisata Candi Borobudur menjadi salah satu tujuan para pemudik.
General Manager PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) Unit Borobudur Jamaludin Mawardi, di Magelang, Jumat, menyampaikan Borobudur siap menerima pengunjung Lebaran 2024.
"Semua sudah disiapkan sedemikian rupa , jumlah SDM medis, keamanan, hiburan dan sebagainya," katanya dikutip dari ANTARA pada Jumat (5/4/2024).
Jumlah pengunjung selama libur Lebaran tahun lalu sekitar 92.000 wisatawan, dan tahun ini ditarget naik sekitar lima persen.
Ia menyampaikan stakeholder dari unsur pemerintah, baik itu dinas, unsur TNI/Polri, pemerintah daerah, dan lingkungan ini yang harus dirangkul untuk menyamakan persepsi bahwa Lebaran tahun ini mudah-mudahan proyeksi pemerintah lonjakan pemudik itu menjadi lonjakan wisatawan juga.
Menurut dia, karena nanti akan banyak dikunjungi wisatawan, maka kesiapan-kesiapan yang dilakukan pertama dari sistem keamanan menjadi penting karena pihaknya tidak ingin destinasi dikunjungi tetapi menjadi destinasi yang tidak aman.
"Aman dalam arti perjalanan mereka dari rumah ke destinasi itu lancar, kemudian selama di destinasi tidak terjadi gangguan-gangguan yang mereka dapatkan, baik itu gangguan sifatnya kejahatan konvensional, pengunjung banyak ada potensi kerawanan terhadap pencopetan, penjambretan, pemalakan ini sudah kami koordinasikan dengan unsur aparat TNI/Polri," katanya lagi.
Ia menuturkan, mereka nanti menyiapkan petugas di titik-titik tertentu untuk membackup keamanan secara penuh. Mulai hari pertama dari pagi sampai layanan operasional ini berakhir.
Kemudian dari sisi kenyamanan tahun ini di Borobudur sedang berlangsung proyek penataan di zona 2 tentu ada bagian-bagian yang nanti akan mempengaruhi akses wisatawan ke area tersebut.
Baca Juga: 5 Titik Potensi Kemacetan di Kudus, Pemudik Diimbau Waspada Lewati Jalur Pantura
"Namun demikian kami coba lokalisir selama Lebaran ini, area-area proyek yang akan dikerjakan yang tidak banyak diakses oleh pengunjung, sehingga mayoritas pengunjung masih bisa menikmati sebagian besar kawasan yang ada di Borobudur," katanya pula.
Selanjutnya kenyamanan yang lain, Candi Borobudur juga mulai mencoba mengenalkan dan mempermudah proses wisatawan datang ke Borobudur mulai dari pra kunjungan bagaimana mereka tahu informasi, mereka tahu cara membeli tiket, harganya, kemudian ketentuan regulasi yang naik candi dan sebagainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan