SuaraJawaTengah.id - Musim Pancaroba menjadi hal yang harus diwaspadai. Kesehatan dalam tubuh menjadi ancaman setiap orang.
Direktur Penunjang Medis Rumah Sakit Telogorejo Semarang, dr Natalia Kurniadi, menganjurkan anak-anak untuk tetap memakai masker di tempat keramaian untuk mencegah penularan penyakit yang mungkin muncul di masa peralihan dari musim hujan ke kemarau ini.
"Selalu memakai masker di keramaian karena penyebaran virus penyakit di masa pancaroba ini melalui udara," kata Natalia dikutip dari ANTARA pada Sabtu (27/4/2024).
Menurut dia, penyakit yang menyerang anak di masa peralihan ini berkaitan dengan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), seperti bronkitis serta pneumonia.
Oleh karena itu, ia mengimbau orang tua selalu memerhatikan asupan gizi berimbang untuk anak-anaknya.
Selain itu, ia juga menyarankan kepada orang tua untuk membiasakan anak-anaknya untuk mencuci tangan.
Adapun Klinik Pediatrik RS Telogorejo Semarang, kata dia, merupakan klinik anak yang terintegrasi yang menyediakan layanan dalam satu tempat.
Pada klinik pediatrik ini, kata dia, tersedia layanan untuk gangguan ginjal, syaraf, konsultasi tumbuh kembang anak, klinik mata dan gigi, hingga fisioterapi anak.
"Disediakan layanan fisioterapi anak, sehingga tidak perlu harus berpindah bagian," katanya.
Baca Juga: Musim Pancaroba, Ini Penyakit yang Harus Diwaspadai di Kota Semarang
Bahkan, menurut dia, rumah sakit ini juga menyediakan layanan untuk membantu anak penderita stunting.
"Kami sudah menyiapkan tim khusus untuk penanggulangan stunting yang antara lain terdiri dari dokter spesialis anak dan dokter gizi," katanya.
Ia menambahkan kerja sama juga dilakukan rumah sakit dengan puskesmas di sekitar institusi layanan kesehatan ini dalam upaya membantu penanggulangan stunting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi
-
Kendal Tornado FC Syukuri Raihan Empat Poin dari Dua Laga Tandang
-
Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk
-
Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar
-
Sumur Minyak Rakyat Belum Jadi PAD, Blora Desak BPE Lebih Agresif Cari Investor