"Trotoar jalan malah banyak di bangun mulai tahun 2016. Tapi sampai sekarang belum ditambah lagi," bebernya.
Hal sederhana untuk membangun kota yang ramah terhadap pejalan kaki adalah membangun akses transportasi umum yang saling terhubung antar daerah dan paling utama yang tak kalah penting membatasi penjualan kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Mau edukasi seperti apa nggak bakal mempan. Harus distop kemudahan punya kendaraan pribadi seperti di Singapura yang menerapkan kebijakan pajak mahal, tempat parkir terbatas serta nggak ajaib dapat SIM," jelasnya.
Dia juga menyoroti armada bus BRT yang belum mengakomodir masyarakat. Bahkan menurutnya jumlah penumpang yang menggunakan bus BRT kurang dari 5 persen penduduk Kota Semarang'
Jadi ketika jam-jam sibuk seperti di pagi hari. Siswa sekolah sampai pekerja saling berdesakkan. Karena nggak tahan dengan kondisi seperti itu warga pun nggak sedikit yang beralih menggunakan kendaraan pribadi.
Jika pembangunan infrastruktur seperti trotoar belum bisa diperbanyak. There berharap pemerintah mengevaluasi secara total bus BRT. Menurutnya, belum banyak masyarakat yang bisa mengakses kemudahan transportasi umum tersebut.
"Feeder nggak efektif. Terlalu banyak tripnya untuk satu rute padahal kosong. Feeder yang diperlukan malah nggak ditambah," bebernya.
"Mestinya rute, jadwal, armada bus BRT dievaluasi. Jam operasional juga, masa nggak ada yang sampai pukuk 21:00 WIB," tutupnya.
Kontributor : Ikhsan
Baca Juga: Ambil Formulir Pilkada Semarang di PDIP, Ade Bhakti Incar Kursi Wakil Wali Kota
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI