SuaraJawaTengah.id - Berkurban merupakan salah satu kegiatan yang umat muslim lakukan di Hari Raya Idul Adha. Namun, masih banyak bingung apakah mereka boleh berkurban hewan sebelum melaksanakan aqiqah.
Perlu diketahui kalau sebentar lagi kita akan menyambut perayaan Hari Raya Idul Adha. Dalam momen tersebut biasanya, akan banyak umat muslim yang melaksanakan qurban atau menyembelih hewan seperti sapi, kambing, domba dan unta.
Meski begitu masih yang ragu saat ingin berkurban. Terutama bagi mereka yang belum melakukan aqiqah sewaktu kecil. Supaya tidak bingung atau ragu, berikut ini penjelasan mengenai hukum berkurban sebelum aqiqah.
Hukum Berkurban Sebelum Aqiqah
Banyak umat Islam yang bertanya-tanya mengenai hukum berkurban sebelum aqiqah. Pertanyaan ini muncul karena kedua ibadah ini memiliki makna dan tujuan yang berbeda.
Secara hukum, boleh berkurban sebelum aqiqah. Tidak ada dalil yang melarang hal tersebut. Baik kurban maupun aqiqah adalah ibadah sunnah, dan tidak ada urutan yang wajib dipatuhi.
Hal ini diperkuat oleh pendapat ulama, seperti Imam Malik dan Imam Syafi'i menyatakan bahwa kurban sebelum aqiqah sah hukumnya. Serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Fatwanya Nomor 8/2010 tentang Aqiqah juga menegaskan bahwa hukum berkurban sebelum aqiqah adalah boleh.
Meskipun sah, ada beberapa pendapat mengenai keutamaan antara kurban dan aqiqah. Pendapat pertama menyatakan bahwa lebih utama aqiqah terlebih dahulu. Hal ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, "Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan pada hari ketujuh, dicukur kepalanya, dan diberi nama." (HR Ahmad)
Pendapat kedua menyatakan bahwa lebih utama kurban terlebih dahulu. Alasannya, kurban merupakan ibadah yang dilakukan secara bersamaan oleh umat Islam di seluruh dunia, sedangkan aqiqah hanya dilakukan oleh orang tua untuk anaknya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Berkurban Dua Ekor Sapi di Kota Solo
Pada dasarnya, keputusan untuk berkurban sebelum aqiqah atau sebaliknya tergantung pada kemampuan dan kondisi individu.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin