SuaraJawaTengah.id - PT Semen Gresik yang merupakan anak usaha dari PT Semen Indonesia (Presero) Tbk (SIG) terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui program Forum Masyarakat Madani (FMM).
Sejak tahun 2018 hingga 2025, perusahaan telah menyalurkan manfaat dengan nilai total Rp 11,5 miliar kepada desa di sekitar perusahaan diantaranya Desa Kajar, Timbrangan, Kadiwono, Pasucen, Tegaldowo Kabupaten Rembang dan Desa Ngampel Kabupaten Blora. Penyaluran manfaat digunakan untuk berbagai program pembangunan infrastruktur serta kegiatan sosial budaya yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kepala Departemen Komunikasi & Legal PT Semen Gresik, Abdul Manan, menuturkan bahwa program FMM menjadi langkah nyata PT Semen Gresik menjalankan asta cita ke-6 Presiden Republik Indonesia “Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan” sesuai dengan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).
“Program FMM telah memberikan kontribusi pada pembangunan insfrastruktur diantaranya pembangunan jalan beton, pembangunan saluran air, penyediaan fasilitas umum dan tempat ibadah, renovasi rumah tidak layak huni, pembangunan gapura desa, serta penyediaan tandon air bersih. Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas serta kualitas hidup masyarakat di sekitar Perusahaan,” terangnya.
Selain infrastruktur, Program FMM juga turut berkontribusi mendukung kegiatan sosial budaya dalam pelaksanaan berbagai kegiatan tradisional dan keagamaan, seperti sedekah bumi, peringatan hari besar nasional, serta peringatan hari besar Islam.
Sementara itu, Kepala Desa Pasucen, Salamun, mengapresiasi dan berterimakasih atas bantuan pembangunan di desa Pasucen. Menurutnya melalui program FMM tersebut memberikan banyak manfaat dan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“PT Semen Gresik Pabrik Rembang terus berupaya dalam mendukung dan mendorong percepatan pembangunan di desa kami. Maka dengan berbagai penyaluran bantuan tersebut, harapannya bisa dimanfaatkan oleh para warga untuk mempermudah aktivitas serta meningkatkan perekonomian,” jelasnya.
Forum Masyarakat Madani merupakan salah satu dari beragam program unggulan diantaranya dari bidang lingkungan melalui program Edupark & Pertanian Perkebunan Peternakan Terpadu (P4T), bidang pertanian dengan membentuk Semen Gresik Sahabat Petani (SGSP), bidang kesenian melalui Semen Gresik Sahabat Seni (SGSS), hingga program Pemberdayaan UMKM Naik kelas melalui Rumah BUMN Rembang.
Berita Terkait
-
Ramadan 1446 H Bersinergi, Semen Gresik Santuni dan Ajak Buka Bersama Ratusan Anak Yatim-Piatu
-
RB Rembang Semen Gresik Jadi Pusat Layanan Hampers UMKM Terlengkap tahun 2025 di Rembang dan Blora
-
Batik Tulis Djuwita, UMKM Binaan RB Rembang Semen Gresik Sulap Batik Lasem Jadi Busana Kekinian yang Modern
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Er Deva Kembali ke Kendal Tornado FC, Bawa Pengalaman dari Timnas Indonesia U-20
-
Trauma dengan MBG, Siswa di Pati Cerita Diare 5 Kali, Kepala Pusing hingga Mimisan Usai Makan
-
Perluas Inklusi Keuangan Nasional, BRI Tegaskan Komitmen Dukung Presiden Prabowo
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG