Penyembelihan dan pemotongan dilakukan dalam satu hari, dari pagi hingga sore dan dilanjutkan dengan pendistribusian daging kurban.
Penyembelihan hewan kurban dilakukan mulai pukul 07.30 WIB dan seluruh proses pemotongan daging selesai pada pukul 15.00 WIB.
Setelah dipotong dan dikemas dalam kantong plastik, masing-masing seberat 2,5 kilogram, daging kurban tersebut dibagikan untuk warga lokal maupun sejumlah warga di luar daerah, seperti Kabupaten Wonosobo, Batang, Pekalongan, Temanggung, Magelang, Batang, dan Cilacap.
Bahkan, pembagian daging kurban itu tidak dilakukan per keluarga, melainkan per jiwa, sehingga bayi yang baru lahir maupun tamu yang sedang berkunjung di Desa Batur pun turut mendapatkan daging kurban.
Khusus di Dusun Krajan, penyembelihan hewan kurban yang terdiri atas 74 sapi dan 293 kambing itu menghasilkan daging sekitar 25 ton atau setara 9.300 paket daging.
Panitia Kurban Dusun Krajan menyatakan seluruh hewan kurban yang disembelih tersebut berasal dari warga dusun setempat.
Jika dibandingkan dengan Hari Raya Idul Adha 1444 H/2023 Masehi, jumlah hewan kurban yang disembelih di Dusun Krajan pada Idul Adha 1445 H bertambah.
Untuk sapi bertambah satu ekor dari sebelumnya 73 ekor, kini 74 ekor, sedangkan kambing sebelumnya 229 ekor, tahun ini 293 ekor.
Untuk proses penyembelihan hewan kurban dan pemotongan daging di Dusun Krajan melibatkan 778 orang yang merupakan warga setempat.
Baca Juga: Tak Hanya Sate Bakar, Ini Lima Resep Mengolah Daging Kurban
Kini, momentum Hari Raya Idul Adha 1445 H telah berakhir, warga Desa Batur, Kecamaatn Batur, Banjarnegara, pun mulai menyisihkan kembali penghasilannya untuk kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 Masehi.
Hal itu dilakukan warga Desa Krajan sebagai upaya untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS beserta putranya Nabi Ismail AS yang kemudian menjadi salah syariat dalam Islam, yakni sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan).
Dalam sejarahnya, Nabi Ibrahim AS dengan ikhlas akan menyembelih Nabi Ismail AS atas perintah Allah SWT. Akan tetapi ketika perintah tersebut hendak dilaksanakan, Allah memerintahkan Malaikat Jibril untuk mengganti Nabi Ismail AS dengan seekor kambing (sebagian riwayat menyebut domba).
Selanjutnya, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim AS untuk menyembelih kambing tersebut dan menyedekahkan sebagian dagingnya kepada fakir miskin. Momentum tersebut menjadi tonggak dari Hari Raya Idul Adha yang dirayakan umat Islam di seluruh dunia, termasuk warga Desa Batur.
Oleh karena itulah, warga Desa Batur secara ikhlas menyisihkan sebagian penghasilannya untuk berkurban pada Hari Raya Idul Adha, dan dagingnya tidak hanya dibagikan kepada warga lokal, juga warga luar daerah.
Hal itu juga untuk melestarikan tradisi yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun silam di Desa Batur guna memupuk keikhlasan, rela berkurban, dan saling berbagi di antara warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras