Pemain PSIS Semarang, Gali Freitas saat menggiring bola saat melawan Tim PON Jateng. [Dok PSIS ]
Skor 5-1 pun menutup pertandingan pada sore ini setelah Aulia Rahman menambah keunggulan untuk PSIS pada menit ke-88.
Usai pertandingan, pelatih PSIS Gilbert Agius mengatakan bahwa latihan bersama ini difokuskan untuk melihat progress pemain usai melaksanakan latihan selama beberapa pekan.
"Yang paling penting pemain tidak ada cedera pada laga sore ini. Banyak hal yang harus kami lakukan dan terus berimprovisasi karena kami ada sistem baru, gaya main baru, ini yang harus ditingkatkan. Kami tadi bermain bagus, terutama di babak kedua, fisik mulai terbentuk, pressing juga bagus dan hasil juga bagus. Namun itu tadi, kami harus terus melakukan banyak improvisasi," tandas Gilbert.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang