SuaraJawaTengah.id - Pelatih PSIS Semarang tahun 2013, Firmandoyo meninggal dunia pada Rabu (17/7/2024).
Pelatih yang juga pernah menangani tim PON Jawa Tengah di tahun 2012 ini juga pernah menjadi asisten pelatih PSIS pada tahun 2009/2010.
Firmandoyo meninggal pada usia 64 tahun dan akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Bergota I, Kota Semarang.
Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) PSIS pun mengaturkan rasa duka cita terhadap meninggalnya salah satu sosok yang berjasa di sepak bola Kota Semarang ini.
"Atas nama keluarga besar PSIS, kami mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya coach Firmandoyo yang selama ini berjasa untuk sepak bola Kota Semarang dan PSIS. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tutur Yoyok Sukawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang