SuaraJawaTengah.id - Gibran Rakabuming Raka akhirnya memboyong istri dan anak-anaknya ke Jakarta. Hal itu sebagai persiapan menjelang pelantikan menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia. Ia akan bersiap menemani Presiden terpilih Prabowo Subianto di kepemimpinan tertinggi Indonesia.
Namun demikian perjalanan Gibran Rakabuming Raka tidaklah mudah, meskipun sebagai anak Presiden. Lika-liku perjalanan politik bisa dibilang tak semulus yang dibayangkan.
Membawa nama besar dari sang ayah, Presiden Joko Widodo, tampaknya tidak menjadikan masuknya Gibran Rakabuming Raka ke kancah perpolitikan Indonesia lebih mudah. Pro dan kontra terhadap wakil presiden terpilih hasil Pemilu 2024 ini terus mengiringi langkahnya hingga saat ini.
Meski begitu, kepiawaiannya memoles Kota Solo dengan terus berbenah melalui berbagai megaproyek, sedikit demi sedikit mengubah pandangan masyarakat terhadap Gibran.
Hampir 4 tahun memimpin Solo sebagai wali kota, putra pertama Presiden Joko Widodo tersebut berhasil menorehkan berbagai catatan manis yang berdampak positif bagi perputaran ekonomi di Solo raya (sekitarnya).
Sentuhannya tidak hanya pembangunan maupun revitalisasi puluhan infrastruktur, tetapi berbagai acara baik hiburan maupun olahraga tingkat internasional berhasil ditariknya ke Solo. Tentu hal ini memberikan dampak positif bagi perekonomian, mulai dari besarnya kebutuhan tenaga kerja, tingginya okupansi hotel, hingga padatnya pengunjung di berbagai objek wisata di Solo.
Sebut saja Masjid Sheikh Zayed. Masjid megah yang berada di Kampung Cinderejo, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, tersebut mampu menyedot lebih dari 3 juta pengunjung sepanjang tahun 2023.
Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Surakarta Gembong Hadiwibowo menyebut keberadaan masjid tersebut berimplikasi pada pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surakarta.
"Para wisatawan pasti mampir untuk kulineran. Dengan begitu omzet UMKM kuliner juga meningkat tajam," katanya.
Baca Juga: Warna Biru Muda Prabowo-Gibran Jadi Tren Baju Lebaran di Kota Semarang
Beberapa infrastruktur lain yang digarap selama kepemimpinan Gibran, di antaranya revitalisasi Taman Balekambang, Solo Safari, Studio Musik Lokananta, revitalisasi Pura Mangkunegaran, Pasar Jongke, dan yang masih dalam tahap pengerjaan yakni penataan kawasan Keraton Surakarta Hadiningrat.
Masih banyak infrastruktur lain yang juga digarap oleh Gibran dengan menggandeng kementerian terkait. Dengan begitu, selain Masjid Sheikh Zayed ada beberapa infrastruktur lain yang juga memberikan dampak positif bagi penerimaan daerah.
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surakarta mencatat untuk PAD dari sisi pajak daerah tahun 2023 terealisasi sebesar Rp441.597.304.536. Angka ini lebih tinggi Rp33 miliar dari tahun sebelumnya.
Meski sejak 16 Juli 2024 tak lagi menjabat sebagai wali kota karena mengundurkan diri, Gibran tetap berkomitmen untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi sekitar 600 ribu penduduk Kota Solo.
Tak puas dengan menyelesaikan 17 proyek prioritas di Kota Solo, tahun ini Gibran dengan Pemerintah Kota Surakarta kembali ngebut menggarap 26 titik infrastruktur di Kota Bengawan itu.
Beberapa proyek pembangunan baru, di antaranya Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia, SDN Mojo, Puskesmas Banyuanyar, Pasar Joglo, SDN Joglo, SDN Begalon, RS Ibu Fatmawati Soekarno, SDN Bromantakan, Solo AI Center of Excellence, Rumah Susun Mojo, Puskesmas Sibela, Gedung SDN 6, SDN Tugu, Puskesmas Sangkrah, dan Pusat Layanan Terpadu KUMKM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin