Adapun proyek revitalisasi meliputi gedung SMPN 16 Solo, Pasar Tanggulsari, Kolam Renang Tirtomoyo, SMPN 26, dan Koridor Jalan Teuku Umar.
Selanjutnya, untuk penataan kawasan menyasar pada TMP Kusuma Bakti, Kawasan Flyover Manahan, Masjid Agung, Koridor Ahmad Yani, dan Kampung Batik Kauman. Selain itu, pembangunan GOR Indoor Manahan yang sempat terkendala, ditargetkan dilanjutkan pada tahun ini.
Upaya ini makin diperkuat dengan masuknya Kota Solo dalam Jaringan Kota Kreatif Dunia yang ditetapkan UNESCO. Capaian ini menandai Kota Bengawan telah berhasil menancapkan tonggak penting bagi pengembangan kreativitas, seni budaya, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Sementara itu, Gibran mengatakan pada tahun ini Pemkot Solo lebih fokus pada pembangunan sumber daya manusia. Dengan begitu, proyek infrastruktur lebih banyak mengarah ke pendidikan.
"Sudah banyak sekali (infrastruktur) fisik yang kami bangun dalam 3 tahun terakhir ini. Ke depan, kami ingin ada atensi khusus untuk pembangunan nonfisik," katanya.
Untuk mengoptimalkan hasil dari pembangunan SDM, salah satu yang sudah dilakukan adalah membuka investasi di bidang kecerdasan buatan atau artificial intellegence (AI) yang melibatkan pemerintah India.
Tinggalkan Kota Solo
Dengan terpilihnya Gibran sebagai Wakil Presiden untuk masa jabatan 2024-2029, artinya Gibran harus menyerahkan tampuk kepemimpinan Kota Surakarta kepada wakilnya. Dalam hal ini, Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa resmi menjadi pengganti Gibran sebagai Wali Kota Surakarta usai acara pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Jumat (19/7) malam.
Pada pelantikan tersebut, Gibran bersama istrinya, Selvi Ananda, turut hadir. Di depan penggantinya dan Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Gibran meyakini Solo bakal bisa lebih baik ke depannya.
Baca Juga: Warna Biru Muda Prabowo-Gibran Jadi Tren Baju Lebaran di Kota Semarang
"Saya titip Kota Solo. Ke depan masih banyak PR, pembangunan-pembangunan yang harus segera dirampungkan di tahun ini," katanya.
Sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang telah dirancang oleh Gibran dan Teguh, Pemkot Surakarta ke depan ingin lebih menggenjot ke pembangunan nonfisik, terutama kualitas SDM.
Sementara itu, meski tidak lagi berkantor di Balai Kota Surakarta sejak dirinya mengajukan surat pengunduran diri ke pimpinan DPRD Kota Surakarta pada Selasa (16/7), bukan berarti ia tutup mata dengan kondisi yang ada di Solo.
Sesuai dengan keinginannya untuk membangun SDM, ia aktif meninjau keberadaan rumah tidak layak huni (RTLH) di beberapa daerah pinggiran kota. Ia berjanji akan melanjutkan perbaikan RTLH secara bertahap.
"Ini kan belum dikasih ubin, nanti ya, Bu kita lanjutkan," katanya kepada warga di Kampung Joyosuran, Kecamatan Pasarkliwon, Solo, belum lama ini.
Ia meyakini, tempat tinggal yang lebih layak akan berpengaruh pada lahirnya SDM unggul. Setidaknya, dapat meminimalisasi kemungkinan bayi lahir stunting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan