Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 16 Agustus 2024 | 16:19 WIB
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara (TPK) kasus bunuh diri dr. Aulia Risma Lestari di indekosnya di Kelurahan Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Kamis (16/8/2024). (Suara.com/Sigit AF)
IDI Jawa Tengah menggelar konferensi pers kasus bunuh diri dr. Aulia Risma Lestari, Kamis (16/8/2024). (Suara.com/Sigit AF)

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Tengah mendorong pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus kematian dr. Aulia Risma Lestari. Pihaknya bahkan siap dilibatkan untuk mendalami kasus ini.

"Kami memberikan dorongan dan dukungan kepada pihak-pihak berwajib untuk mendalami kasus tersebut sehingga masalahnya bisa selesai," kata Ketua IDI Jateng Telogo Wismo Agung Durmanto.

Menurutnya, menjadi mahasiswa PPDS memang memiliki tekanan yang luar biasa, baik tekanan fisik maupun tekanan mental.

Terkait temuan bahwa mahasiswa PPDS harus mengikuti pendidikan dari pukul 06.00-12.00 WIB, pihaknya menyusulkan untuk dilakukan evaluasi.

Baca Juga: Airlangga Mundur, Peta di Pilwakot Semarang Berpotensi Berubah, Peluang Dico Semakin Berat?

"Harus ada evaluasi, karena yang dihadapi adalah manusia, kalau mahasiswa PPDS kelelahan pasti tidak maksimal," ujarnya.

Kontributor : Sigit Aulia Firdaus

Load More