SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca di Semarang pada hari Rabu akan didominasi oleh udara kabur.
Kondisi ini berbeda dengan beberapa wilayah Jawa lainnya, seperti Jakarta, Serang, dan Bandung, yang diperkirakan akan diguyur hujan ringan hingga sedang.
Menurut Prakirawan BMKG Raeni Chindi, meskipun beberapa kota di Jawa akan mengalami hujan, Semarang bersama Surabaya justru diprediksi akan mengalami udara kabur.
Sementara itu, Yogyakarta akan berawan tebal.
Bagi warga Semarang, kondisi udara kabur ini bisa disebabkan oleh tingkat kelembapan yang tinggi serta adanya partikel di udara. Masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan diimbau tetap berhati-hati, terutama bagi yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara.
Untuk memantau cuaca terkini yang diperbarui setiap tiga jam, BMKG mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi BMKG yang tersedia bagi pengguna smartphone.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 29 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Batal
-
86 Personel Berjibaku Jinakkan Api di Lereng Gunung Sumbing, 1,72 Hektare Hutan Terbakar
-
'Kalian Anak Saya!' Aksi Spontan Gubernur Ahmad Luthfi Datangi Kos Mahasiswa NTT Bikin Haru
-
Bukan Menolak Geothermal, DPRD Jateng Minta Hitung Ulang Dampak PLTP Gunung Ungaran
-
Jateng Disebut 'Minimarket Bencana', Ahmad Luthfi Minta Relawan Bergerak Cepat!