SuaraJawaTengah.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca di Semarang pada hari Rabu akan didominasi oleh udara kabur.
Kondisi ini berbeda dengan beberapa wilayah Jawa lainnya, seperti Jakarta, Serang, dan Bandung, yang diperkirakan akan diguyur hujan ringan hingga sedang.
Menurut Prakirawan BMKG Raeni Chindi, meskipun beberapa kota di Jawa akan mengalami hujan, Semarang bersama Surabaya justru diprediksi akan mengalami udara kabur.
Sementara itu, Yogyakarta akan berawan tebal.
Bagi warga Semarang, kondisi udara kabur ini bisa disebabkan oleh tingkat kelembapan yang tinggi serta adanya partikel di udara. Masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan diimbau tetap berhati-hati, terutama bagi yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara.
Untuk memantau cuaca terkini yang diperbarui setiap tiga jam, BMKG mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi BMKG yang tersedia bagi pengguna smartphone.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November
-
SGIC IX 2026 Torehkan Benefit Rp10,5 Miliar, Dirut Semen Gresik Dorong Insan Terus Berani Berinovasi
-
Yuk Ikutan Solo Run Fest 2026, Beli Tiket lebih Mudah lewat BRImo!
-
Stok Beras Jateng Melimpah 1,5 Juta Ton, tapi Kok Harga Malah Naik? Ini Kata Gubernur Ahmad Luthfi
-
Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa TPA Jatibarang Dimulai Desember 2026!