
SuaraJawaTengah.id - Siapa yang tak kenal Kurnia Seafood Semarang, restoran berkonsep live seafood pertama di Kota Semarang? Menyambut penghujung tahun 2024, Kurnia Seafood Semarang kembali memanjakan pelanggannya dengan menghadirkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Kali ini, mereka meluncurkan tiga menu makanan baru dan satu menu minuman baru. Menu tersebut adalah Kepiting Mandi Garam, Olahan Saus Kemangi, dan Steam Limau untuk makanan, serta Wedang Bandrek sebagai pilihan minuman baru.
Suparman, Chef Kurnia Seafood Semarang, menjelaskan detail keunikan setiap menu:
Kepiting Mandi Garam: “Ini adalah hidangan kepiting yang dimasak dengan cara ditimbun garam yang telah dicampur rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, pekak, cabai kering, daun bayleaf, dan lada hitam. Sensasi rasa asin berpadu dengan aroma rempah yang khas. Hidangan ini semakin nikmat saat disajikan dengan sambal cocol selir.”
Baca Juga: Semarang Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini, Warga Diimbau Tetap Waspada
![Kepiting Mandi Garam dari Kurnia Seafood Semarang. [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/12/19/94714-kepiting-mandi-garam.jpg)
Olahan Saus Kemangi: “Saus ini dibuat dari daun kemangi yang dicampur dengan berbagai bumbu lainnya. Saus ini dapat mengurangi rasa amis pada seafood dan cocok diaplikasikan pada ikan, kerang, kepiting, serta udang.”
Steam Limau: “Menu ini menawarkan rasa segar dengan perpaduan limau dan irisan tipis buah mangga. Hidangan ini ideal untuk disajikan bersama ikan atau lobster.”
Selain menu makanan, Wedang Bandrek menjadi pelengkap sempurna di musim penghujan. Suparman menambahkan, “Wedang Bandrek kami memiliki keunikan tersendiri karena dilengkapi dengan parutan kelapa yang memberikan sensasi berbeda dari wedang bandrek lainnya.”
Dalam penyajiannya, Kurnia Seafood Semarang selalu menjaga kualitas bahan baku terbaik untuk memastikan cita rasa hidangan yang memuaskan setiap pelanggan.
Muslim Fajar Pratama, Asisten Manager Kurnia Seafood Semarang, menegaskan bahwa harga menu baru ini tetap terjangkau. “Harga disesuaikan dengan bahan baku yang digunakan, sehingga pelanggan tidak perlu khawatir akan biaya tambahan untuk menikmati menu baru kami,” jelasnya.
Baca Juga: Semarang 10K 2024: Lebih dari Sekedar Lari, Ajang Promosi Budaya dan Gaya Hidup Sehat
Sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan, Kurnia Seafood Semarang telah mendapatkan sertifikasi halal sejak Desember 2024. Hal ini menjadikan mereka sebagai restoran seafood pertama di Kota Semarang yang tersertifikasi halal.
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Nasi Goreng Semarang Terenak Mulai dari Babat hingga Pedas Menggila
-
7 Kolam Renang di Semarang dengan Harga Terjangkau: Bonus View Pegunungan!
-
6 Destinasi Wisata di Semarang, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk
-
Pulang ke Italia, Pemain Keturunan Semarang Sebut Butuh Satu Kemenangan Lagi
-
8 Rekomendasi Resto Seafood di Surabaya, Harga Ekonomis yang Cocok buat Keluarga
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara