SuaraJawaTengah.id - Lari menjadi salah satu olahraga populer karena kemudahannya. Namun, di balik manfaatnya, pelari perlu mewaspadai risiko seperti heatstroke, terutama saat berolahraga di lingkungan dengan suhu dan kelembapan tinggi. Kondisi ini sering dipicu oleh kekurangan cairan atau mineral esensial dalam tubuh.
Medical Director Semarang 10K, dr. Wawan Budi Susilo, Sp.KO, menjelaskan bahwa kebutuhan cairan dan mineral menjadi faktor krusial untuk mencegah heatstroke.
"Pahami kondisi suhu dan kelembapan. Meski suhu nyaman, kelembapan tinggi bisa menghambat pengeluaran panas tubuh. Itulah kenapa hidrasi yang cukup sangat penting," ujarnya dari keterangan tertulis pada Jumat (20/12/2024).
Dalam ajang Semarang 10K, keberadaan Water Station di sepanjang jalur lari menjadi solusi efektif. Dengan menyediakan air mineral berkualitas, ribuan pelari mampu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dr. Wawan mencatat, dari ribuan peserta, hanya lima orang yang mengalami heatstroke parah dan dapat ditangani dengan baik.
Selain itu, dr. Wawan menambahkan pentingnya memilih air mineral yang steril dan memenuhi standar keamanan. "Air mineral yang baik harus tertutup rapat, telah teruji BPOM, dan tidak terpapar sinar matahari langsung," ungkapnya.
Harris Silaban, coach komunitas lari Indorunners, juga menyoroti peran hidrasi dalam meningkatkan performa pelari.
"Hidrasi yang cukup membantu pemulihan tubuh saat lari. Penempatan Water Station sangat strategis untuk mendukung pelari tetap bugar," tuturnya.
Hal yang sama juga dirasakan oleh Natalia, anggota Indorunners, yang mengaku segar kembali setelah meneguk Le Minerale.
"Le Minerale merupakan air minum yang menyegarkan berbeda dengan air minum kemasan lain. Rasanya kayak ada manis-manisnya," kata Natalia.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Olahraga Pakai Baju Hitam, Ternyata Ini Bahayanya
Dengan menempuh waktu lari 1 jam 20 menit, perempuan asal Surabaya ini mengaku lancar tak terkendala dehidrasi berkat penempatan Water Station di setiap titik tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
BBM Naik Tajam, Luthfi Siapkan Benteng Agar Harga Pangan Tak Ikut Meledak
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah