SuaraJawaTengah.id - Isra Mi’raj adalah salah satu peristiwa paling bersejarah dan penuh makna dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW. Tidak hanya menjadi bukti mukjizat kenabian, Isra Mi’raj juga menandai momen agung ketika umat Islam menerima perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT.
Peristiwa ini sarat dengan pesan spiritual, kedekatan dengan Allah, dan ketundukan kepada-Nya.
Perjalanan Agung ke Sidratul Muntaha
Perintah shalat disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW dalam bagian Mi’raj, yaitu perjalanan spiritual dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha di langit tertinggi. Di sinilah Nabi bertemu langsung dengan Allah SWT, sebuah kehormatan luar biasa yang tidak diberikan kepada nabi-nabi sebelumnya.
Di Sidratul Muntaha, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk melaksanakan salat sebanyak 50 kali dalam sehari semalam. Namun, setelah Nabi Muhammad SAW menerima perintah ini dan kembali turun, beliau bertemu dengan Nabi Musa AS di salah satu lapisan langit.
Dialog dengan Nabi Musa AS
Nabi Musa AS, yang memiliki pengalaman memimpin Bani Israil, menanyakan perintah tersebut kepada Nabi Muhammad SAW. Setelah mengetahui bahwa jumlahnya adalah 50 salat sehari, Nabi Musa AS menyarankan agar Nabi Muhammad SAW memohon keringanan kepada Allah SWT.
“Umatmu tidak akan sanggup melakukannya. Aku sendiri telah menguji Bani Israil dengan ibadah yang lebih ringan, tetapi mereka tetap kesulitan,” ujar Nabi Musa AS. Atas saran itu, Nabi Muhammad SAW kembali menghadap Allah SWT untuk memohon keringanan.
Proses ini terjadi beberapa kali. Setiap kali Nabi Muhammad SAW memohon, jumlah shalat dikurangi, hingga akhirnya ditetapkan menjadi lima waktu sehari semalam. Namun, Allah SWT tetap menjanjikan pahala yang setara dengan lima puluh salat bagi umat yang melaksanakannya.
Baca Juga: Kenapa Rajab Dikenal Sebagai Bulan Haram dalam Islam?
Keistimewaan Shalat Lima Waktu
Salat lima waktu memiliki posisi istimewa dalam Islam. Sebagai tiang agama, salat menjadi sarana komunikasi langsung antara seorang Muslim dan Tuhannya tanpa perantara. Salat juga menjadi bentuk penghambaan, ketundukan, dan pengakuan atas kebesaran Allah SWT.
Perintah salat lima waktu tidak hanya menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam beribadah, tetapi juga memberikan ketenangan jiwa dan keberkahan dalam hidup. Setiap waktu shalat dirancang untuk mengingatkan umat Islam agar senantiasa dekat dengan Allah di tengah rutinitas duniawi.
Peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, tetapi juga momentum yang memperkuat pondasi agama Islam melalui kewajiban shalat. Kisah ini terus dikenang oleh umat Islam sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT dan bukti kasih sayang-Nya.
Dengan melaksanakan shalat lima waktu, umat Islam diajak untuk merasakan kedekatan dengan Allah SWT, memperkuat iman, dan mendapatkan keberkahan dalam kehidupan dunia dan akhirat. Peristiwa ini juga menjadi pengingat agar setiap Muslim menjaga shalat sebagai amalan utama dalam hidupnya.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Jelang Persebaya vs PSS Sleman, Bonek Punya Misi Kemanusiaan untuk Korban Karhutla
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Bukan Sekadar Cari Cuan, BRILINKERS Semarang A.Yani Perkuat Solidaritas dan Berbagi Peluang Usaha
-
Demi Keuntungan, BBM dan LPG Subsidi Diduga Diselewengkan, 3 Kasus Dibongkar di Jateng
-
KPK: Fee Proyek Rp1,9 Miliar Diduga Dipakai Bupati Klaten Bayar Utang Pilkada
-
Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diprediksi Tembus 37 Derajat Celsius
-
Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen