SuaraJawaTengah.id - SDN Klepu 03 kembali membuktikan dominasinya dalam sepak bola usia dini dengan sukses mempertahankan gelar juara di ajang MilkLife Soccer Challenge – Semarang 2025. Dalam laga final yang berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro, Minggu (16/2/2025), tim KU 10 SDN Klepu 03 tampil gemilang dan mengalahkan SDN Kembangarum 2 dengan skor 3-1.
Mega bintang tim sekaligus top scorer KU 10, Shakila Azalia Ardani, menjadi aktor utama kemenangan dengan mencetak hat-trick. Gol pertama lahir hanya dua menit setelah laga dimulai, diikuti gol kedua yang memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan.
Gol ketiga Shakila di menit ke-16 memastikan kemenangan SDN Klepu 03. Sementara itu, SDN Kembangarum 2 hanya mampu membalas satu gol melalui Intan Putri Kumaladewi pada menit ke-17.
Dengan kemenangan ini, SDN Klepu 03 mengulang sukses mereka di MilkLife Soccer Challenge – Semarang Seri 2 2024 dan semakin mengukuhkan diri sebagai sekolah dengan program pembinaan sepak bola putri terbaik di Semarang.
Persiapan Matang Kunci Kemenangan
Kepala Sekolah SDN Klepu 03, Didit Sulistio, mengungkapkan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras para siswi serta dukungan penuh dari sekolah dan orang tua.
“Kami melihat kompetisi ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga sarana pengembangan bakat siswa di bidang olahraga. Dengan adanya Sekolah Sepak Bola (SSB) di sekolah kami, kami semakin serius membangun tim yang siap bersaing,” ujarnya usai pertandingan Final.
Sementara itu, Pelatih SDN Klepu 03, Altariq Bagus Istianto, menambahkan bahwa keberhasilan timnya tidak lepas dari persiapan matang yang mereka lakukan.
“Kami rutin mengadakan latihan persahabatan, mengikuti turnamen seperti Pekan Olahraga Pelajar Daerah, serta melatih tim dengan berhadapan melawan tim putra untuk meningkatkan ketahanan dan keterampilan mereka di lapangan,” jelasnya.
Baca Juga: Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Warga Diminta Waspada
Membangun Ekosistem Sepak Bola Putri
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menilai bahwa keberhasilan SDN Klepu 03 adalah bukti bahwa ekosistem sepak bola putri di Indonesia terus berkembang.
“Kami berharap MilkLife Soccer Challenge terus menjadi wadah pembinaan bagi pesepakbola putri usia dini agar mereka bisa berkembang menjadi atlet profesional yang memperkuat tim nasional Indonesia,” kata Yoppy.
Turnamen tahun ini melibatkan 1.225 siswi dari 66 sekolah di Semarang dan sekitarnya, dengan 30 tim KU 10 dan 82 tim KU 12 berpartisipasi. Selain pertandingan utama, peserta juga diuji dalam berbagai tantangan keterampilan seperti dribbling, passing & control, 1 on 1, shoot on target, dan penalty shoot.
Assistant Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Asep Sunarya, menuturkan bahwa kualitas permainan di turnamen tahun ini semakin meningkat.
“Banyak tim yang menunjukkan koordinasi lebih baik dan persaingan semakin menarik. Saya optimistis dalam satu atau dua tahun ke depan, Semarang akan memiliki tim All-Stars yang patut diperhitungkan di tingkat nasional,” ujar Asep.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan