SuaraJawaTengah.id - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali berbagi kebahagiaan dan mendukung sesama dengan langkah nyata. Ramadan menjadi momen spesial untuk memperkuat silaturahmi dan berbagi kebaikan.
Melalui inisiatif pemberdayaan ekonomi lokal untuk Marbot di seluruh Indonesia, Indosat berkolaborasi bersama anak perusahaan (Lintasarta, Artajasa, BDX) serta lembaga Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) Indosat, memberikan dukungan bagi 200 keluarga penjaga masjid atau marbot yang tersebar di 58 lokasi di seluruh Indonesia.
Selain itu, Indosat juga memperkuat konektivitas dengan kembali menghadirkan Unparalleled Network Services yang memberikan kelancaran komunikasi hingga Idulfitri.
Fahd Yudhonegoro, Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, pihaknya percaya bahwa keberkahan terletak pada solidaritas dan kepedulian antar sesama. Melalui program Marbot Berdaya, Indosat ingin memberdayakan marbot masjid beserta keluarganya, tidak hanya melalui bantuan ekonomi tetapi juga menciptakan peluang usaha berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.
"Dengan mendukung para marbot dan keluarganya, kami turut memperkuat fondasi sosial masyarakat Indonesia. Di saat yang sama, kami memastikan kelancaran komunikasi pelanggan melalui keandalan jaringan Indosat, agar mereka tetap menikmati koneksi yang stabil di momen-momen berharga,” ujarnya di Semarang Selasa (12/3/2025).
Indosat mendukung kelancaran aktivitas digital berjalan lancar melalui Unparalleled Network Services. Dengan jaringan yang telah terintegrasi dan diperkuat teknologi berbasis cognitive learning, pelanggan dapat menikmati komunikasi yang stabil dan aman, kapan pun dan di mana pun.
Melalui jaringan komunikasi yang andal serta inisiatif sosial, Indosat ingin memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk bersilaturahmi dan berbagi, menjadikan Ramadan lebih bermakna.
Tahun ini, Indosat melanjutkan inisiatif nyata yang berdampak langsung bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Program Marbot Berdaya ini diselenggarakan di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia.
Di wilayah Jawa Tengah dan DIY, tersebar di 15 titik mulai dari Kudus, Semarang, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Pati, Salatiga, Solo, Karanganyar, Klaten, Yogyakarta, Sleman, Magelang, Kebumen, hingga Purwokerto.
Inisiatif ini dirancang untuk memberikan peluang ekonomi bagi para penjaga masjid atau marbot beserta keluarganya, dengan menyediakan modal usaha secara inklusif. Melalui inisiatif ini, Indosat sekaligus mendukung mereka dalam meningkatkan taraf hidup serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menciptakan ekosistem kewirausahaan yang mandiri.
Sholihin (56), marbot Masjid Jami’ Al-Quba Krajan, Bandengan, Kendal yang sudah menjalankan profesi ini selama 10 tahun, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh Indosat.
“Menjadi marbot adalah amanah besar yang mencakup berbagai tanggung jawab, mulai dari membuka dan menutup masjid hingga menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan ibadah. Terima kasih Indosat, dengan bantuan wirausaha ini, saya dan keluarga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan usaha warung saya sambil tetap menjaga dan merawat masjid kata Sholihin.
"Diharapkan, dengan bantuan usaha ini, warung kami akan berkembang untuk dapat menopang kebutuhan keluarga, sekaligus saya dapat terus menjalankan tugas sebagai Marbot untuk melayani umat,” tambahnya.
Indosat mendukung kehadiran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi dengan memberdayakan para marbot, keluarga dan komunitas sekitarnya. Dengan memberikan akses terhadap peluang usaha dan pengembangan keterampilan, masjid dapat menjadi pilar dalam memperkuat ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.
“Seluruh upaya yang kami lakukan selama Ramadan ini sejalan dengan tujuan besar Indosat dalam menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi yang membutuhkan serta memperkuat nilai kebersamaan di bulan penuh berkah ini,” tutup Fahd.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter