Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Rabu, 02 April 2025 | 20:36 WIB
IlustrasiIndosat Ooredoo Hutchison telah mengoptimalkan jaringannya di okasi prioritas dan meningkatkan kapasitas jaringan pada saat lebaran 2025 ini. [Dok Indosat]

SuaraJawaTengah.id - Lebaran bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum besar bagi masyarakat Indonesia untuk bersilaturahmi, baik secara langsung maupun melalui teknologi digital. 

Seiring dengan perkembangan zaman, jaringan telekomunikasi yang andal bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan menjadi tulang punggung kelancaran komunikasi, terutama bagi mereka yang tidak dapat mudik maupun yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.

Dalam era digital seperti sekarang, silaturahmi tidak lagi terbatas pada pertemuan fisik. Bagi mereka yang terpaksa tetap bekerja atau memiliki keterbatasan lain yang membuat mereka tidak bisa pulang ke kampung halaman, teknologi menjadi solusi utama dalam menjaga kedekatan emosional.

Prahayuda Febrianto, seorang jurnalis di Semarang, merasakan langsung manfaat koneksi internet yang stabil saat ia tidak bisa mudik tahun ini. 

Baca Juga: Sambut Pemudik di Jawa Tengah dan DIY, Telkomsel Siapkan Jaringan Andal

"Karena tuntutan pekerjaan, saya tidak bisa mudik. Bersyukur sekarang bisa mudah video call. Rasanya tetap bisa dekat dengan keluarga walau jarak memisahkan," ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (2/4/2025).

Namun, bukan hanya bagi mereka yang tidak bisa mudik, jaringan telekomunikasi yang lancar juga menjadi kebutuhan esensial bagi para pemudik. Twinika Sativa Febriandini, seorang pengusaha asal Semarang yang mudik ke Solo, merasakan betapa pentingnya koneksi internet selama perjalanan. Ia mengandalkan Google Maps untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan.

"Saya sangat terbantu dengan layanan Google Maps. Dengan jaringan Indosat yang lancar, saya bisa mendapatkan informasi terkini tentang kondisi lalu lintas dan mencari rute yang paling efisien," katanya.

Menjelang dan selama lebaran, lonjakan trafik data menjadi hal yang tak terhindarkan. Sejumlah penyedia layanan telekomunikasi di Indonesia, termasuk Indosat Ooredoo Hutchison, telah mempersiapkan peningkatan kapasitas jaringan guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Indosat memperkirakan kenaikan trafik data hingga 26 persen pada hari Lebaran dibandingkan dengan hari biasa.

Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Indosat meningkatkan kapasitas jaringan di 70 titik keramaian atau point of interest (POI) di wilayah Jawa Tengah dan DIY, termasuk kawasan wisata seperti Malioboro, Dieng, Tawangmangu, Guci, serta pusat perbelanjaan dan tempat ibadah yang dipadati pengunjung. 

Baca Juga: Waspada! 3 Titik Maut Purbalingga Mengintai Pemudik Lebaran 2025

Selain itu, peningkatan jaringan juga dilakukan di rest area jalan tol, stasiun, bandara, dan terminal guna memastikan kelancaran komunikasi pemudik.

Tidak hanya itu, Indosat juga menambah kapasitas di 1.900 situs BTS di Jawa Tengah atau sekitar 31 persen dari total BTS yang ada di wilayah tersebut. 

Demi cakupan yang lebih luas, 11 mobile BTS juga disiapkan di beberapa titik strategis, termasuk Dieng, Kendal, Salatiga, Batang, dan Kudus.

Indosat memperkenalkan Unparalleled Network Services Guaranteed, sebuah jaminan layanan berbasis teknologi canggih yang memungkinkan optimalisasi kapasitas jaringan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan. 

Dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), Indosat mampu memprediksi lonjakan trafik, mengurangi downtime, serta mempercepat pemulihan layanan jika terjadi kendala.

Fahd Yudhanegoro, EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan konektivitas tetap prima selama Lebaran. 

"Kami memahami pentingnya konektivitas selama Idulfitri. Oleh karena itu, kami memastikan pelanggan dapat menikmati layanan yang stabil, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga, beribadah, maupun menjalankan aktivitas digital lainnya. Dengan jaringan yang kuat dan andal, Indosat menjamin setiap pelanggan dapat tetap terhubung tanpa hambatan saat hari raya."

Di tengah era digital yang terus berkembang, kebutuhan akan jaringan telekomunikasi yang stabil bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama.

Baik untuk mempererat silaturahmi jarak jauh maupun mendukung kelancaran perjalanan mudik, teknologi komunikasi telah menjadi jembatan yang memastikan setiap individu tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat, tanpa batas ruang dan waktu.

Load More