Begitu dua langkah mendekat, sosok yang sedang jongkok itu tiba-tiba berdiri dan memutar tubuhnya secara perlahan. Joni menjerit, lari membabi buta, dan jatuh sakit selama beberapa hari. Ia bertanya-tanya, “Gue salah apa sih sama Pak Beni? Kok gue terus yang diteror?”
Pada malam ke-40, anak-anak kampung berkumpul untuk membakar singkong. Mereka menemukan singkong yang ukurannya tak masuk akal, sebesar paha anak kecil. Saat sedang membersihkan singkong tersebut, salah satu anak menjerit. Ia melihat jahitan seperti bekas luka pada singkong itu.
Tak lama, sosok berjubah putih muncul. Wajahnya bersih, seperti ulama. Bukan lagi pocong berdarah, tapi pria berwajah damai yang berdiri menatap mereka. Anak-anak yakin, itu Pak Beni. Teror kembali menyebar.
Beberapa hari kemudian, Bang Udin bermimpi didatangi Pak Beni. Dalam mimpi itu, Pak Beni berkata, “Tolongin Bang, ada yang tertinggal di diri saya.”
Bang Udin melapor ke ketua RT. Setelah berdiskusi dan meminta izin keluarga, makam Pak Beni dibongkar dengan pengawasan polisi dan tim forensik. Jasad masih utuh, namun ditemukan gigi emas di rahang belakang.
“Katanya itu yang bikin arwahnya gelisah. Setelah gigi itu diambil, alhamdulillah enggak ada teror lagi,” kata Arsel.
Namun, desas-desus pun bermunculan. Banyak warga mengira gigi emas itu adalah susuk. Padahal menurut keluarga, itu hanya gigi palsu biasa yang memang umum dipakai orang zaman dulu.
Warung bakso milik Pak Beni pun akhirnya tutup. Kampung kembali normal, tapi kenangan akan teror pocong tak pernah benar-benar hilang.
“Buat saya, ini pelajaran. Kalau kita punya sesuatu yang penting, sampaikan ke keluarga. Jangan sampai... ada yang tertinggal dan kita enggak bisa bilang,” tutup Arsel.
Baca Juga: Link Saldo DANA Kaget Sabtu 19 April 2025: Rebut Kesempatan dapat Uang hingga Ratusan Ribu Rupiah
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan