Di tengah perjalanan, Tirta sempat merasa motornya menjadi berat, seolah-olah ada sesuatu yang memboncengnya. Ia tak berani menoleh dan hanya terus berdoa agar segera sampai di rumah.
Gangguan Berlanjut di Rumah
Sesampainya di rumah, istrinya langsung mengeluh mencium bau bangkai dari tubuh Tirta. Tak lama kemudian, istrinya berteriak histeris, mengaku melihat sosok kuntilanak duduk di ruang tamu.
Keluarga Tirta menjadi panik. Tirta pun berusaha menenangkan semua orang sambil terus berdoa, berharap gangguan tersebut segera berlalu. Malam itu mereka hampir tidak bisa tidur, waspada terhadap kemungkinan sosok tersebut kembali muncul.
Beberapa minggu kemudian, Tirta kembali ke area tempat ia menurunkan si anak. Yang ditemukannya membuat bulu kuduknya meremang: rumah kecil itu ternyata hanyalah bangunan kosong yang atapnya sudah ambruk, dipenuhi tumpukan sampah.
Pengalaman Tirta menjadi pengingat bahwa di balik rutinitas sehari-hari, bisa saja tersembunyi pertemuan dengan dunia lain yang tak kasat mata.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
BRI Semarang Tebar Berkah Ramadan, Berbagi Makanan Berbuka untuk Pengendara
-
BRI KPR Berikan Kemudahan Akses Pembiayaan untuk Wujudkan Rumah Impian
-
Jateng Bakal Diserbu 17 Juta Pemudik, Gubernur Luthfi Gerak Cepat Amankan Stok Pangan
-
Kegemaran Tingkat Membaca Buku Sleman Turun, Penggunaan Internet Kian Masif Jadi Faktor Utama
-
Pencarian Hari Keempat Korban Banjir Lahar Merapi: Tim SAR Dihadang Tembok Pasir, Hasil Masih Nihil