“Kami hanya ingin menjadi bagian kecil dari solusi. Kalau setiap kantor, setiap organisasi, bisa menyisihkan sedikit untuk sekitar, maka banyak anak-anak kita yang akan tumbuh tanpa kehilangan harapan,” pungkas Arlin.
Melalui Bapekis Scholarship dan program santunan rutin, BRI Slawi membuktikan bahwa sedekah tidak harus menunggu kaya, dan membantu tidak harus menunggu momen besar.
Kebaikan, ketika dilakukan bersama, bisa menjadi kekuatan yang mengubah hidup bagi yang memberi maupun menerima.
Menurut Arlin Komitmen sosial yang dibangun oleh pegawai BRI Slawi ini sejatinya mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa.
Di tengah gempuran budaya individualistik dan tekanan dunia kerja modern, semangat berbagi ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan sejati bukan hanya diukur dari pencapaian karier, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain.
"Dengan langkah kecil namun konsisten, BRI Slawi membuktikan bahwa kantor bukan hanya tempat bekerja, melainkan ruang tumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan," kata Arlin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama