SuaraJawaTengah.id - Dalam tradisi budaya Jawa, weton menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, digunakan untuk membaca karakter, nasib, rejeki, hingga kecocokan jodoh.
Salah satu sumber utama dalam tradisi primbon adalah kitab Betaljemur Adammakna, naskah kuno warisan leluhur yang memuat berbagai pengetahuan tentang hitungan Jawa, ramalan bintang, dan ilmu kebatinan.
Salah satu weton yang menarik untuk dikaji adalah Kamis Pahing, hari kelahiran yang dipercaya memiliki energi spiritual kuat dan pembawaan watak yang tajam.
Makna Weton Kamis Pahing
Dalam hitungan Jawa, weton adalah perpaduan antara hari dalam kalender tujuh hari (Minggu hingga Sabtu) dan pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).
Kamis memiliki nilai neptu 8, sedangkan Pahing bernilai 9. Dengan demikian, weton Kamis Pahing memiliki total neptu 17.
Menurut Betaljemur Adammakna, angka neptu 17 termasuk dalam kategori sedang, namun memiliki aura yang kuat.
Orang yang lahir pada weton ini dikenal memiliki watak kepemimpinan, ketegasan, dan kecenderungan spiritual yang tinggi.
Mereka cenderung disegani di lingkungannya dan mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
Baca Juga: Weton Selasa Wage: Karakter, Ramalan Nasib, Jodoh, dan Pekerjaan
Karakter dan Sifat
Dalam pembacaan weton oleh kitab Betaljemur Adammakna, orang yang lahir pada Kamis Pahing dikaruniai watak yang waspada, tanggap, dan penuh strategi.
Mereka memiliki pemikiran yang tajam serta mampu menganalisa situasi secara mendalam.
Tak heran jika banyak tokoh yang lahir di bawah weton ini menjadi pemimpin, penasihat, atau orang yang dituakan dalam komunitasnya.
Namun demikian, Kamis Pahing juga dikenal keras kepala. Ketika telah memegang prinsip, mereka sulit digoyahkan.
Mereka juga memiliki ego yang tinggi dan cenderung sulit menerima pendapat orang lain jika tidak selaras dengan keyakinannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama