Lebih lanjut, Sadewo mengungkapkan rencana pengajuan lokasi pintu keluar (exit toll) yang strategis di Kabupaten Banyumas. Hal ini penting agar proyek tol memberikan dampak ekonomi langsung ke daerah yang dipimpinnya.
“Ya, tentu saya akan bicarakan dengan Kementerian PU, di mana exit toll itu dibutuhkan. Yang jelas, jalan tol itu akan meramaikan kawasan industri yang kita rencanakan, tapi belum terealisasi,” ucapnya.
Menurut dia, selama ini banyak investor yang menunjukkan minat untuk menanamkan modal di kawasan industri Banyumas, tetapi mengurungkan niatnya karena persoalan infrastruktur dasar, terutama akses jalan.
Terkait hal itu, Sadewo meyakini keberadaan jalan tol akan menjadi game changer bagi realisasi kawasan industri yang telah dirancang Pemerintah Kabupaten Banyumas di wilayah Kecamatan Wangon.
“Oleh karena itu, saya akan mengusulkan exit toll di Kabupaten Banyumas antara Ajibarang dan Wangon. Kalau bisa dua-duanya, di Ajibarang dan Wangon, tergantung bagaimana kita lobi,” pungkasnya.
Dengan masuknya investor asing dan kembali dimasukkannya Tol Pejagan–Cilacap dalam daftar proyek strategis nasional, harapan Banyumas menjadi salah satu titik pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah semakin terbuka lebar.
Pemerintah daerah kini menaruh harapan besar agar proyek ini segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan industri serta konektivitas wilayah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka