SuaraJawaTengah.id - Hari Jumat memang kerap disebut sebagai hari penuh berkah. Tapi siapa sangka, berkah itu kini datang dalam bentuk yang lebih “kekinian”: link DANA Kaget!
Fenomena bagi-bagi saldo DANA Kaget digital ini kembali ramai di lini masa, terutama di media sosial seperti X (dulu Twitter), WhatsApp, hingga grup Telegram.
Tak hanya sekadar berbagi, banyak pengguna yang menyematkan tagar #JumatBerkah dan #DANAKaget sebagai bagian dari semangat bersedekah digital. Beberapa di antaranya bahkan menyebut ini sebagai “cuan instan sebelum salat Jumat.”
DANA Kaget: Dari Tradisi Berbagi ke Teknologi Digital
DANA Kaget merupakan fitur dari aplikasi dompet digital DANA yang memungkinkan pengguna membagikan saldo ke banyak orang sekaligus lewat satu link. Jumlahnya pun bisa diatur: dari ribuan hingga jutaan rupiah, tergantung seberapa “berkah” sang pemberi merasa hari itu.
Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru. Namun sejak 2023, trennya melonjak terutama saat momen-momen spesial seperti bulan Ramadan, Idulfitri, hingga momen “Jumat Berkah”.
Di hari Jumat, semangat sedekah dan bagi-bagi rezeki ditangkap oleh pengguna media sosial dengan cara yang lebih instan dan viral.
“Sedekah Digital” Diganjar Pahala?
Tidak sedikit pengguna yang mengaitkan aktivitas ini dengan ibadah. Sedekah dalam bentuk digital tetap bernilai ibadah, selama niatnya tulus.
Baca Juga: Awal Pekan Ceria! Bagi-bagi Saldo DANA Kaget, Cuan Sambil Rebahan
Fitur seperti DANA Kaget justru mempermudah generasi muda untuk terbiasa berbagi, meskipun hanya recehan.
Fitur “Kaget” yang Bikin Ketagihan
Banyak warganet mengaku ketagihan mengikuti link DANA Kaget yang disebar di media sosial. Selain karena kemudahan akses, sensasi rebutan saldo juga menjadi daya tarik tersendiri.
Dalam beberapa kasus, bahkan muncul komunitas “pemburu DANA Kaget” yang saling berbagi informasi soal link-link terbaru.
Waspada Modus Penipuan Bermodus DANA Kaget
Meski fenomena ini identik dengan semangat berbagi, tetap saja ada pihak-pihak tak bertanggung jawab yang memanfaatkan antusiasme masyarakat untuk menebar modus penipuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu di Purwodadi
-
7 Fakta Penemuan Pendaki Syafiq Ali Usai 17 Hari Hilang di Gunung Slamet
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global