Pengaruhnya terhadap budaya, ekonomi, dan struktur pemerintahan lokal di Kalimantan Timur masih terasa hingga kini. Bahkan nama Kota Tenggarong, yang menjadi ibu kota Kutai Kartanegara, berasal dari kata "tegar unggang" yang berarti tempat singgasana tegak berdiri.
Simbolisme dalam Politik?
Apakah kenyataan bahwa dua presiden Indonesia berasal dari dua alamat yang secara simbolik terhubung dengan Kutai dan Kartanegara hanyalah kebetulan? Atau merupakan bagian dari narasi simbolik yang lebih besar?
Dalam budaya Jawa dan nusantara, pengulangan sejarah sering dipandang sebagai bagian dari “purnama-purnami”—siklus sejarah yang membawa kembali kejayaan masa lalu dengan wajah baru.
Dalam konteks ini, alamat Jalan Kutai dan Jalan Kartanegara bisa saja dipahami sebagai metafora kelahiran kembali peradaban lokal Nusantara dalam ranah kekuasaan nasional.
Lebih dari itu, saat wacana pemindahan ibu kota negara ke Nusantara di Kalimantan Timur semakin nyata, keterkaitan antara pusat kekuasaan masa lalu (Kutai Kartanegara) dan masa depan (IKN Nusantara) semakin menguat.
Tidak heran jika banyak pihak mulai mengaitkan Prabowo dan Jokowi sebagai dua figur transisi yang ‘diarahkan’ oleh sejarah untuk kembali memusatkan perhatian ke jantung peradaban tua di Pulau Borneo.
Apakah benar ini semua hanya kebetulan? Bisa jadi. Namun dalam jagat politik Indonesia yang sarat simbol dan makna, fakta bahwa dua presiden Indonesia tinggal di jalan yang dinamai sesuai dengan kerajaan tertua Nusantara bukan sesuatu yang mudah diabaikan begitu saja.
Di tengah dinamika kontemporer politik nasional dan upaya membangun ibu kota baru, jejak sejarah Kutai Kartanegara terus menggema, bukan hanya di prasasti kuno, tetapi juga dalam nama jalan, dan mungkin, dalam jalan sejarah bangsa Indonesia itu sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
Terkini
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan