Warga pun menaruh harapan besar pada penanganan rob ini. Lailu Naimatu Rizki, warga Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, berharap genangan air depan pabrik Polytron bisa segera ditangani agar aktivitas pekerja menuju Semarang menjadi lancar dan kendaraan tidak cepat rusak.
“Biar pulang pergi tidak capek di jalan. Setiap hari rob. Ketinggian rob sampai ban,” ucapnya.
Ia berharap pompanisasi dan langkah-langkah yang dilakukan Pemprov Jateng dapat membawa hasil. “Semoga berhasil dan rob bisa surut,” harap Lailu.
Hal senada disampaikan Khotimah, warga Desa Purwosari. Menurutnya, air rob yang berasal dari laut seharusnya bisa kembali ke laut jika ada sistem yang baik.
“Harapannya tidak ada rob lagi dan yang mengerjakan penanganan rob bisa berhasil,” ungkap Khotimah.
Langkah-langkah terpadu yang dilakukan pemerintah ini menjadi harapan baru bagi warga Sayung yang telah lama hidup berdampingan dengan rob. Kini, warga hanya bisa menunggu dan terus mendukung agar upaya ini segera tuntas dan Sayung kembali kering.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terkini
-
Yuk Ikutan Solo Run Fest 2026, Beli Tiket lebih Mudah lewat BRImo!
-
Stok Beras Jateng Melimpah 1,5 Juta Ton, tapi Kok Harga Malah Naik? Ini Kata Gubernur Ahmad Luthfi
-
Ubah 1.000 Ton Sampah Jadi Listrik, Proyek Raksasa TPA Jatibarang Dimulai Desember 2026!
-
Alarm Kekerasan Anak di Jateng: 188 Kasus Persetubuhan Terungkap hingga Agustus 2026
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 29 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Batal