Dalam hal ini, Sarif menekankan perlunya peningkatan kapasitas aparat desa agar mereka memiliki kemampuan dalam mengelola data sosial secara akurat dan akuntabel.
“Sistem yang kita miliki hari ini perlu didukung dengan sumber daya manusia yang kompeten. Kita harus dorong pelatihan, pendampingan, dan monitoring terhadap petugas lapangan agar kualitas data benar-benar bisa diandalkan,” katanya.
Sarif juga menyerukan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penanganan kemiskinan dan ketimpangan sosial tidak bisa ditangani oleh satu instansi saja.
Perlu kerja sama antara Dinas Sosial, BPS, Disdukcapil, hingga lembaga-lembaga swadaya masyarakat agar data yang digunakan memiliki akurasi dan legalitas yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Mari kita buka ruang kolaborasi yang lebih luas. Kalau data di desa tidak pernah diperbarui atau tidak terkoneksi dengan kabupaten, maka akan terus terjadi ketimpangan. Kita butuh sistem yang dinamis dan responsif,” ujarnya.
Pernyataan Sarif menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keadilan sosial bukan hanya soal seberapa banyak bantuan yang disalurkan, tetapi siapa yang menerima dan bagaimana dampaknya terhadap perubahan hidup masyarakat.
Melalui pembaruan DTKS yang menyeluruh dan berkelanjutan, ia berharap distribusi bantuan sosial di Jawa Tengah akan semakin merata, adil, dan membawa kemajuan bagi kelompok rentan.
Dengan demikian, bukan hanya angka kemiskinan yang berkurang, tetapi juga rasa keadilan dan kepercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin meningkat.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Jateng Ungkap Alarm Bahaya di Pesisir Cilacap, dari Abrasi hingga Potensi Tsunami
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun