Hal ini bukan karena cicak dianggap membawa sial, melainkan berdasarkan alasan historis, yaitu karena cicak termasuk hewan yang meniupkan api ketika Nabi Ibrahim AS dibakar.
6. Mitos Tidak Selayaknya Menjadi Dasar Ketakutan
Islam mengajarkan umatnya untuk menggunakan akal dan ilmu dalam menyikapi peristiwa. Menjadikan mitos sebagai dasar ketakutan dapat mengganggu ketenangan batin dan menjauhkan seseorang dari sikap tawakal. Oleh karena itu, bila seseorang mengalami kejatuhan cicak, sebaiknya tidak merasa cemas secara berlebihan.
7. Jadikan Setiap Kejadian Sebagai Bahan Renungan
Daripada menjadikan kejatuhan cicak sebagai beban pikiran, lebih baik menjadikannya sebagai momentum untuk introspeksi diri. Bisa jadi Allah SWT sedang mengingatkan kita untuk lebih waspada, menjaga kebersihan rumah, atau memperbanyak ibadah. Setiap peristiwa memiliki sisi positif bila kita melihatnya dengan hati yang lapang.
Kejatuhan cicak di kepala bukanlah sebuah pertanda gaib atau musibah yang harus ditakuti. Islam memerintahkan kita untuk bersandar pada dalil yang jelas, bukan pada mitos yang tidak berdasar. Dengan pemahaman yang tepat, kita dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan bijaksana.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah
-
Polisi Bubarkan Perkemahan Pemuda Ahmadiyah, Jubir JAI: Itu Cuma Camping Anak-Anak dan Olahraga
-
Musim Kemarau Sudah Dekat, BMKG Beri Peringatan Hujan Masih akan Mengguyur Wilayah Jateng