SuaraJawaTengah.id - Sebuah momen mengharukan yang menunjukkan kualitas pelayanan perbankan di Indonesia menjadi viral di media sosial. Aksi seorang pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Branch Office (BO) Purwodadi, Jawa Tengah, yang dengan tulus melayani seorang nasabah lansia di kursi roda, sukses menuai pujian dan simpati dari warganet.
Momen tersebut terekam dalam sebuah video singkat yang diunggah ulang oleh akun Instagram @matamedia. Dalam video itu, terlihat seorang teller perempuan keluar dari balik meja pelayanannya.
Ia kemudian berjongkok untuk menyetarakan posisi tubuhnya dengan seorang nasabah nenek yang duduk di kursi roda, membantunya dalam proses transaksi dengan sabar dan penuh perhatian.
Pemandangan ini sontak mematahkan stigma layanan perbankan yang terkadang dianggap kaku dan berjarak. Sang pengunggah video asli, yang bersumber dari akun @ilham_maulana101, bahkan memberikan apresiasi tinggi terhadap pelayanan yang diterimanya.
"Seneng banget lihat pelayanan mbak-mbak petugas BRI. Siapa bilang tidak ramah? Malah menurut saya ini yang paling ramah diantara yang lain. Tidak merasa ada jarak antara petugas dan customer. Seperti keluarga," tulis keterangan dalam unggahan tersebut dikutip pada Rabu (16/7/2025).
Sikap empati yang ditunjukkan oleh pegawai BRI tersebut dengan cepat mendapat respons positif dari ribuan warganet. Kolom komentar dibanjiri oleh doa dan pujian, tidak hanya untuk sang nenek, tetapi juga untuk pegawai yang dinilai telah memberikan pelayanan prima.
Salah satu komentar dari akun @fromstrangersh_ mengungkapkan rasa harunya. "masyaAllah terharu lihat nya,sehat2 terus ya buat mbaa nya semoga rezekinya lancar selalu," tulisnya.
Dari sudut pandang ekonomi dan bisnis, kejadian ini lebih dari sekadar video viral. Ini adalah cerminan dari pentingnya human touch atau sentuhan manusiawi dalam industri jasa keuangan yang semakin terdigitalisasi.
Di saat banyak bank berlomba-lomba menawarkan teknologi canggih, pelayanan pelanggan yang empatik dan inklusif menjadi pembeda utama yang mampu membangun loyalitas nasabah secara fundamental.
Baca Juga: Semakin Naik Kelas, BRI Permudah Transaksi UMKM Tanaman Hias Kota Batu dengan QRIS dan Digitalisasi
Bagi bank BUMN sekelas BRI, yang memiliki mandat untuk melayani seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok, pelayanan yang ramah terhadap kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas adalah sebuah keharusan.
Aksi seperti yang terjadi di Purwodadi ini secara efektif memperkuat brand image atau citra merek BRI sebagai bank yang merakyat dan peduli.
Inisiatif seorang karyawan untuk memberikan pelayanan ekstra yang tulus tidak hanya menyelesaikan satu transaksi, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi reputasi perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa investasi pada pelatihan sumber daya manusia (SDM) untuk menumbuhkan empati sama pentingnya dengan investasi pada teknologi. Pelayanan yang tulus adalah aset tak ternilai yang mampu menjaga kepercayaan publik di tengah persaingan industri perbankan yang ketat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis