Penurunan angka kemiskinan ini tidak lepas dari membaiknya kondisi perekonomian di Jawa Tengah. Endang menyebutkan beberapa faktor yang memengaruhinya secara positif.
Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi provinsi ini pada triwulan I tahun 2025 yang berhasil mencapai 4,96 persen. Angka ini tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.
Pertumbuhan ekonomi yang positif ini menjadi sinyal adanya peningkatan aktivitas ekonomi yang berdampak pada pendapatan masyarakat.
5. Menurunnya Angka Pengangguran Terbuka
Faktor kunci lainnya adalah penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Selama periode Agustus 2024 hingga Februari 2025, terjadi penurunan angka pengangguran terbuka yang mencapai 0,45 poin.
Menurunnya angka pengangguran berarti semakin banyak penduduk usia kerja yang terserap di pasar tenaga kerja. Hal ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan pendapatan per kapita dan kemampuan rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga mendorong mereka keluar dari garis kemiskinan.
Keberhasilan ini juga didukung oleh berbagai program intervensi pemerintah seperti di bidang pendidikan, kesehatan, hingga bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan