Selain itu, kalender Jawa juga menjadi acuan bagi mereka yang menjalankan puasa weton, sebuah laku spiritual yang dilakukan pada hari kelahiran versi Jawa dengan keyakinan untuk membersihkan diri dan mendatangkan keberkahan.
Sejarah di Balik Penanggalan Warisan Sultan Agung
Keunikan kalender Jawa tidak lepas dari sejarahnya yang digagas oleh Raja Mataram Islam. Kalender Jawa diciptakan oleh Sultan Agung dari Mataram pada tahun 1633 Masehi.
Tujuannya adalah untuk menyatukan sistem penanggalan Saka yang berbasis matahari (warisan Hindu) dengan kalender Hijriah yang berbasis peredaran bulan (Islam), sebagai upaya akulturasi budaya dan penyebaran agama.
Keputusan visioner Sultan Agung ini menciptakan sebuah sistem penanggalan yang kompleks namun sarat makna, yang terus relevan dan digunakan oleh masyarakat Jawa hingga kini untuk menavigasi berbagai aspek kehidupan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem