Mengantisipasi serangan, Bupati Joedodibroto memutuskan memboyong staf-nya ke lokasi pengungsian di Dusun Clebung, Desa Soronalan, Kecamatan Sawangan.
Begitu merasa lokasi pengungsian mulai tercium Belanda, Joedodibroto kembali memindah kantornya ke Dusun Manggoran, Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan.
Kantor pusat pemerintahan secara berturut-turut dipindah ke Desa Bojong, Kecamatan Mungkid dan Desa Jumbleng, Muntilan, sebelum kembali ke tempat lama setelah situasi berangsur aman.
Dari 4 rumah pengungsian yang pernah menjadi kantor pusat pemerintahan darurat Kabupaten Magelang, kediaman H Achmad Marzuki di Dusun Manggoran yang masih terawat dan terjaga keaslian bangunannya.
“Pak Broto (Bupati Magelang, R Joedodibroto) hampir empat bulan tinggal di sini. Tidak hanya Bupati, seluruh staf-nya juga berkantor di sini. Jadi jalannya pemerintahan Kabupaten Magelang ya dari sini,” kata A Masduki Irawanto.
Masduki adalah cucu dari H Achmad Marzuki. Ibunya, Asiyah adalah putri semata wayang H Achmad Marzuki.
Orang sekitar mengenal rumah H Achmad Marzuki dengan sebutan Loji Manggoran.
Loji secara umum dipakai untuk menyebut bangunan besar— biasanya bergaya Eropa— yang dipakai sebagai kantor, tempat tinggal, atau pusat kegiatan dagang pada masa penjajahan Belanda.
Baca Juga: 14 Tahun Mencari Jalan Keluar, Sabrang Letto: Indonesia Terjebak 'Deadlock Stupidity''
Rumah Juragan Tembakau
Semasa hidup Achmad Marzuki adalah juragan sukses yang menguasai jaringan perdagangan tembakau hingga ke Jawa Timur.
Dengan luas rumah hampir 600 meter persegi, Loji Manggoran memiliki beberapa ruangan besar yang dulu digunakan untuk menyimpan daun-daun mole.
“Kakek saya pedagang tembakau. Sudah lama berdagang sampai Surabaya. Beli tembakau di sini terus dijual ke Jawa Timur. Punya langganan pabrik-pabrik rokok, mayoritas di Jawa Timur. Termasuk luas juga wawasannya.”
Loji Manggoran menjadi salah satu bukti luasnya wawasan berpikir dan pergaulan H Achmad Marzuki.
Tidak hanya kaya raya, Achmad Marzuki punya selera membangun rumah setara dengan orang-orang Eropa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris