SuaraJawaTengah.id - Dinamika politik di internal PDI Perjuangan kembali menghangat. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara resmi membebastugaskan Ir. Bambang Wuryanto, MBA, atau yang akrab disapa Bambang Pacul, dari jabatannya sebagai Ketua DPD PDIP Provinsi Jawa Tengah.
Sebagai gantinya, Megawati menunjuk politisi senior sekaligus Ketua DPC PDIP Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.
Keputusan strategis ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Nomor: 02/KPTS/DPP/VIII/2025 yang ditetapkan di Jakarta pada 15 Agustus 2025. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Berdasarkan dokumen yang diterima Suara.com, alasan utama pergantian ini adalah karena Bambang Pacul telah mendapat tugas baru di tingkat pusat.
Pada poin menimbang keenam dalam SK tersebut, disebutkan bahwa, "Sdr. Ir. Bambang Wuryanto, MBA, selaku Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah... telah diangkat dan ditunjuk oleh Ketua Umum PDI Perjuangan sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif DPP PDI Perjuangan Masa Bakti 2025-2030 dalam Kongres VI PDI Perjuangan di Bali."
Penunjukan Bambang Pacul ke jajaran DPP ini sejalan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, khususnya Pasal 121 ayat (3), yang melarang rangkap jabatan struktural kecuali atas pertimbangan lain dari Ketua Umum.
FX Rudy Benarkan Penunjukan
Saat dikonfirmasi mengenai kabar ini, F.X. Hadi Rudyatmo membenarkannya, meskipun ia mengaku belum menerima surat keputusan secara fisik.
"Belum menerima surat, belum menerima secara langsung, tertulis belum. Kalau lisan ya sudah ada namun kan saya kan tetap maunya yang tertulis di situ saya terima," terang Rudy saat dihubungi pada Rabu (20/8/2025) malam.
Pria yang juga mantan Wali Kota Solo ini menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah tersebut. Baginya, penugasan dari partai adalah sebuah kehormatan yang harus dijalankan dengan maksimal.
“Jadi mau Plt atau apapun wong saya ini kader partai, petugas partai, kalau saya diperintah ketua umum ya apapun resikonya, apapun tugasnya, ya saya lakukan semaksimal mungkin sesuai dengan harapan beliau untuk hasil kongres," tegasnya.
Rudy berharap transisi kepemimpinan ini berjalan mulus tanpa menimbulkan gesekan di internal partai. Ia berkomitmen untuk merangkul semua pihak di DPD dan DPC se-Jawa Tengah.
“Ditunjuknya sebagai Plt, tetap akan saya laksanakan dengan baik tanpa harus saya menyakiti orang lain juga karena ini penugasan kok. Penugasan ya kita lakukan dengan sebaik-baiknya," paparnya.
Mengenai jabatannya saat ini sebagai Ketua DPC PDIP Solo, Rudy tidak melihatnya sebagai sebuah masalah yang akan menghambat tugas barunya sebagai Plt Ketua DPD.
"Nggak masalah. Di Solo tanpa saya pun juga bisa jalan dan kalau ada apa-apa koordinasi kan penting, jadi komunikasi yang selalu saya lakukan,” jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tragedi Razia Sabung Ayam di Tegal: 7 Fakta Ditemukannya Korban Tenggelam di Sungai Ketiwon
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Operasi Fraktur Tangan Berjalan Lancar, Kushedya Hari Yudo Kini Fokus Pemulihan
-
Kejar Tayang Mudik Lebaran! Jalan Semarang-Godong Dikebut, Gubernur: H-7 Harus Beres!
-
7 Fakta Tragis Kebakaran di Semarang: Lansia 94 Tahun Tewas, Diduga karena Rokok