- Festival Wong Gunung hadirkan seni, budaya, kuliner, dan jadi ruang UMKM menuju digitalisasi.
- BRI dukung festival dengan QRIS dan BRILink, memudahkan transaksi sekaligus edukasi keuangan.
- Sinergi budaya dan teknologi jadikan festival motor ekonomi desa serta penguat identitas lokal.
Beberapa pedagang bahkan menyebut pendapatan mereka meningkat karena pengunjung lebih leluasa bertransaksi tanpa terkendala uang tunai.
Tak hanya pelaku usaha, para pengunjung festival juga merasakan manfaat kehadiran layanan digital dari BRI. Dengan sekali scan QR, mereka bisa membeli makanan, kerajinan, hingga tiket atraksi budaya tanpa harus membawa banyak uang tunai.
Hal ini membuat suasana festival lebih nyaman, aman, dan modern.
Festival Wong Gunung akhirnya tidak sekadar menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga ruang belajar kolektif tentang pentingnya digitalisasi ekonomi.
Kehadiran BRI menjadikan festival ini selangkah lebih maju, memadukan kekayaan budaya lokal dengan teknologi keuangan modern.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk BRI, Festival Wong Gunung diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat identitas budaya Pulosari sebagai kawasan wisata berbasis kearifan lokal.
Momentum ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara lembaga keuangan, pelaku usaha, dan masyarakat dapat melahirkan perubahan positif yang berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026
-
Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut
-
Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang